.

Mahasiswa Teknik Lingkungan USM Praktek Lapangan di TPS3R

1 min


64
22 shares, 64 poin

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh – Mahasiswa tidak hanya belajar dalam kelas saja membaca teori namun sangat penting untuk terjun langsung ke lapangan mempraktekkan konsep-konsep yang dipelajarinya.

Hal tersebutpun langsung dipraktekkan oleh sekelompok Mahasiswa Teknik Lingkungan dari Universitas Serambi Mekkah (USM), mereka tak mau ketinggalan untuk melaksanakan praktek lapangan. Kali ini praktek yang dilakukan adalah mempelajari bagaimana mengelola sampah dan membuatnya menjadi kompos, di Tempat Pembuangan Sampah Sementara Reuse, Reduse, Recycle (TPS3R) di kampung Surien Banda Aceh, Sabtu (21/4/2018).

Mahasiswa ditemani oleh dosen pengasuh mata kuliah Teknik Komposting, Bahagia, ST. MT yang ikut bekerja dan mempelajari bagaimana mengolah sampah menjadi kompos. Mahasiswa Teknik Lingkungan memilah sampah sesuai jenisnya, mencacah sisa tanaman, mengaduk material kompos, menyaring kompos dan mengemas kompos dalam plastik yang siap untuk digunakan.

TPS3R adalah inovasi manajemen pengelolaan sampah yang dibangun oleh pemerintah dan dikelola oleh masyarakat setempat. Bagi masyarakat Kampung Surien, TPS3R ini menjadi solusi dalam mengelola sampah mereka. TPS3R dikelola oleh masyarakat dalam wadah KSM Guna Bersama.

KSM Guna Bersama mempekerjakan enam orang staf, mulai dari pembukuan, bendahara hingga petugas pengangkutan dan pengolah sampah serta bekerja selama 26 hari dalam satu bulan. Mereka saat ini melayani 400 KK dalam kampung Surien yang terdiri dari tiga dusun dan setiap KK diwajibkan membayar retribusi Rp.10 ribu. KSM Guna Bersama saat ini masih menerima subsidi dari pemerintah melalui Ditjen Cipta Karya/Satker Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PPLP) sebesar Rp.5,7 juta/bulan untuk biaya operasional.

Kepala Satker PPLP Prov Aceh, Yusrizal, ST, MT, menyebutkan Satker telah menjadikan TPS3R ini tidak hanya sebagai tempat pengolahan sampah dari sumber tetapi lebih dari itu TPS3R telah menciptakan lapangan kerja baru. Mulai dari pengambilan sampah, usaha pengolahan sampah organik sampai ke unit usaha tanaman organik.

Satker selain memberikan subsidi juga memberikan pendampingan agar kegiatan di TPS3R dapat berjalan baik, lancar sesuai diharapkan.

“Tempat ini bisa menjadi tempat pembelajaran bagi masyarakat dan kampus juga.  Alangkah bagus bila semua kecamatan punya usaha sepertiini,” kata Yusrizal. Apalagi jika pemerintah daerah juga membantu dana operasional untuk TPS3R yang telah ada.

Selain itu Yusrizal juga menyampaikan bahwa pihaknya sedang memperjuangkan pembangunan TPS3R yang lebih bagus untuk di tempatkan di kampus-kampus. Sampah sekarang bisa dikelola dan punya nilai ekonomi dan pihak kampus siap membantu kegiatan tersebut, ujarnya.

Bahagia menyampaikan terima kasih kepada KSM Guna Bersama yang telah menyediakan waktu dan membantu mahasiswa melaksanakan Praktek Lapangan.[]

0/5 (0 Reviews)

Komentar


Apa Reaksi Anda?

Marah
5
Marah
Suka Suka
8
Suka
Takjub Takjub
6
Takjub
Kaget Kaget
5
Kaget
Takut Takut
4
Takut
Lucu Lucu
2
Lucu
Sedih Sedih
13
Sedih
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Gif
GIF format