Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Pangung Maestro Puisi, Pangdam IM: Puisi Bisa Menjaga Aceh

BANDA ACEH – Ternyata Pangdam Iskandar Muda  Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH bukan sekedar cinta budaya, tetapi juga yakin mereka yang menjaga budaya  akan membuat negaranya berhasil, seperti negara maju jepang yang sangat hormat dengan tradisi dan budaya negaranya.

Hal itu disampaikan Pangdam Abdul Hafil Fuddin pada acara “Panggug Puisi Maestro” bertajuk “Sepiring Mie Aceh Secangkir Kopi Gayo Bertalam Giok Nagan” yang digelar di Taman Budaya Aceh, Banda Aceh, Minggu 28 April 2018 malam.

“Mudah-mudahan Aceh bias seperti Jepang, menjaga budaya dan tradisinya secara kuat,” kata Pangdam.

Menurut Pangdam Abdul Hafil, masih banyak negara maju yang berhasil berkat menjaga kebudayaannya seperti halnya India, Korea, Cina dan lain-lain yang berhasil karen tidak terpengaruh dengan budaya asing.

“Aceh saat ini sedikit sudah terpengaruh dengan budaya asing, semisal orang Aceh yang pulang dari Jakarta, kata-kata khe, atau kekmana ini, sudah mulai hilang diganti dengan lho gue,” jelasnya.

Berita Terkait
1

Rumah Adat Aceh –

4

PKS Harapkan Masyarakat Dukung…

PKS Singkil Perkenalkan Atributnya di Khalayak Ramai

Jadi—lanjut Pangdam—selama kita tidak bias menjaga budaya kita, tentu kita tidak akan bisa mempertahankan pembangunan negeri kita sendiri.

“Dengan puisi dan hikayat kita bisa menjaga Aceh, karena lewat puisi kita bisa kritis, bisa membangun, bisa membangkitkan semangat, dan bisa segala-galanya. Kita ingat dulu hikayat yang bisa membangkar semangat. Jadi koreksi terus pemerintah dengan puisi, jangan malu, begitu sebaliknya jangan takut bila dikritik,” demkian kata Pangdam Iskandar Muda.

Kelompok music “Bunga Kopi” merupakan sederet seniman musi dan puisi yang tinggal di perbagai daerah. Mereka adalah Yoppi Andri Siemelu (gitar), Yasin Burhan (Sello), Harnes (sitar dan suling), Gatot (gitar) dan Fikar W Eda (puisi)

Turut juga tampil seniman Aceh Yusuf Bombang Apa Kaoy dan pemusik muda Teuku Ilyas.

Hadir pada malam Konser “Puisi Maestro” Wali Nanggroe Malik Mahmud Alhaytar, Anggota DPR Aceh Ismaniar, Jubir Gubernur dan Wakil Gubernur Wiratmadinata, Kepala BPBA Teuku Dadek, dan undangan lainnya.(ji)

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya