.

Jejak Setapak di Tanah Rencong, Mendengar Teman Bercerita tentang Konflik

2 min


80
138 shares, 80 poin
Cover Buku "Jejak Setapak di Tanah Rencong".
Cover Buku "Jejak Setapak di Tanah Rencong".

Oleh: Muhammad Nizar, M.T[note]Head of Environmental Engineering Serambi Mekkah University dan Chairman of Green Journalist http://www.greenjournalist.net[/note]

DI SEBUAH warung kopi, duduk bersama teman-teman mendengarkan mereka bercerita. Teman-teman dari berbagai ragam usia, pekerjaan, pandangan politik dan sebagainya yang spektrumnya beragam. Mereka bercerita tentang romansa masa konflik. Indah dikenang tapi pahit saat dijalankan.

Jejak Setapak di Tanah Rencong, mungkin bisa kita perumpamakan sebagai hal di atas. Siti Rahmah, sebagai penulis, mendengarkan dengan tekun sahabatnya bercerita dari sepenggal masa lalu yang kelam di Aceh.

Mendengarkan kisah pahit, manis dan getir sambil ditemani oleh secangkir kopi hangat, tentang bagaimana ideologi telah merobek-robek tubuh anak bangsa di ujung Pulau Sumatera ini.

Siti Rahmah, anak farmasi, yang ntah mengapa lebih menikmati menjadi seorang penulis dan berprofesi sebagai seorang notaris ketimbang fokus pada ijazah yang telah susah payah dia perolehnya. Bukan berarti menulis itu mudah, sebab ia harus menemui 19 orang yang beragam pekerjaannya bahkan jenderal bintang tiga yang tampak kaku pun harus perempuan Tamiang ini temui. Juga harus mengejar para mantan aktivis yang kini sudah menjadi pejabat untuk melacak jejak mereka saat konflik melanda Aceh. Para sahabat ini tinggal berpencar, baik di Aceh maupun di Jawa. Jadi tak seindah bertemu nongkrong bareng di warung kopi.

Cerita yang akan pembaca dengar sangat beragam, dimulai dari kisah Marlina seorang tentara wanita dari Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Prajurit wanita ini sering disebut Inong Balee, yang secara harfiah berarti “janda”, walaupun tidak semua Inong Balee adalah janda. Yang penting anggota kesatuan ini adalah perempuan semua. Marlina bercerita asal mula ia direkrut menjadi “Kowad”nya GAM tersebut, berlatih, warna baret tapa yang dia kenakan hingga pengalamannya harus mengungsi menghindari konflik yang semakin keras di desanya.

Masih ada beberapa cerita dari para perempuan tangguh dalam masa perang itu. Ada yang dari aktivis kemanusiaan, perempuan yang menjadi korban konflik, perempuan yang ikut berperang hingga perempuan eropa yang begitu mencintai kebudayaan Aceh ini. Wanita-wanita walaupun banyak tak dikenal lagi oleh generasi millennial tapi jejak mereka kokoh menghunjam bumi Serambi Mekkah.

Cerita para tokoh GAM sepertinya paling mewarnai buku yang diterbitkan di Jakarta ini. Tokoh terkemuka GAM yang terlibat langsung perang di lapangan bisa jadi merupakan kisah yang paling berwarna. Maklum saja, perang bukan hanya soal mesiu dan laras senapan, ada strategi dan perang intelejen di dalamnya. Mereka yang dewasa dalam konflik akan tersadar apa yang terjadi sebenarnya di daerah-daerah konflik, hal yang tak bisa mereka ketahui pada masa lalu.

Orang-orang yang dulunya “mengejar-ngejar” GAM juga terekam jejaknya dalam buku bersampul merah darah dan laras senapan ini. Mereka adalah perwira pemegang komando dan jabatan penting dalam operasi pemulihan keamanan serta penanganan bencana tsunami. Banyak pelajaran dan hikmah dari para perwira TNI tentang Aceh yang tak pernah mereka lupakan.

Semua kisah-kisah dalam buku ini berkelindan dan memiliki benang merah. Buku ini mengajak kita untuk memandang konflik sebagai pengalaman pilu yang tak usah diulang lagi. Semua sahabat adalah tokoh Aceh, yang telah menorehkan jejaknya sangat jelas pada tiap-tiap jalan yang mereka tempuh. Mungkin ini benang merahnya. Kalau pembaca punya benang merah lain, silahkan saja.

Beberapa tokoh Aceh masa kini memberikan kata pengantar pada buku. Ini berarti semakin banyak saja teman Siti Rahmah yang bergabung dalam “satu meja” untuk menceritakan kisah-kisahnya. Tak rugi anda mengkoleksi buku ini. Hitung-hitung untuk menambah teman agar semakin banyak.[]

0/5 (0 Reviews)

Komentar


Apa Reaksi Anda?

Marah
1
Marah
Suka Suka
4
Suka
Takjub Takjub
2
Takjub
Kaget Kaget
1
Kaget
Takut Takut
13
Takut
Lucu Lucu
12
Lucu
Sedih Sedih
9
Sedih
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Gif
GIF format