.

Perekonomian warga Ranto Peureulak Merosot Tajam

1 min


55
77 shares, 55 poin

HARIANACEH.co.id, Aceh Timur — Sepuluh hari pasca ledakan sumur minyak di Ranto Peureulak, Aceh Timur telah meredupkan putaran ekonomi di daerah itu.

Rumini (51), pemilik warung nasi di Ranto Peureulak menuturkan, dagangannya sepi semenjak musibah ledakan yang menyebabkan 22 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya menderita luka bakar tersebut.

“Terasa sepi sejak musibah ledakan itu, karena banyak pekerja tambang minyak yang tidak beraktivitas seperti biasanya,” kata dia kepada wartawan di Ranto Peureulak, Sabtu (5/5/2018).

Diakuinya, selama ini warung nasi miliknya bisa menghasilkan omset jutaan rupiah perharinya. Akan tetapi sejak ledakan sumur minyak sepekan lalu, pendapatannya menurun drastis.

“Biasanya laku sampai jutaan rupiah sehari. Kini cukup untuk bertahan aja, asal lepas makan sehari-hari,” akunya.

Menurut dia, geliat perekonomian warga sekitar Ranto Panjang memang sebagian besar dari hasil pemboran sumur minyak secara tradisional tersebut.

Bila sumur minyak ditutup, maka akan berimbas pada putaran ekonomi masyarakat. Tidak hanya bagi pekerja tambang, tapi pada sejumlah pedagang seperti dirinya.

Karenanya, ia berharap pemerintah dapat memberikan solusi atas persoalan sumur minyak yang telah lebih delapan tahun menjadi mata pencarian warga di daerah itu.

“Harapannya pemerintah segera mencari jalan keluar agar ekonomi kami bisa normal kembali untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” pintanya. (Her)

0/5 (0 Reviews)

Komentar


Apa Reaksi Anda?

Marah
5
Marah
Suka Suka
8
Suka
Takjub Takjub
6
Takjub
Kaget Kaget
5
Kaget
Takut Takut
4
Takut
Lucu Lucu
2
Lucu
Sedih Sedih
13
Sedih
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Gif
GIF format