Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Lagi Polisi Ciduk Etnis Tionghoa Penjual Miras di Meulaboh

HARIANACEH.co.id, Meulaboh – Tim Falcon Polres Aceh Barat kembali menangkap penjual Minuman Keras inisial YN etnis tionghowa bersama dua tersangka lainya N dan B jum’at (04/05/18) sekitar pukul 15.00 WIB di seputaran jalan Lueng Aneuk Ayee Meulaboh, sedangkan YN ditangkap pada lokasi berbdeda yakni di seputaran jalan Nasional Meulaboh.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK. melalui Kapolsek Johan Pahlawan AKP Ahli Yanaris kepada wartawan (06/05/18) mengatakan, penangkapan tiga tersangka penggedar Miras tersebut berawal dari informasi warga terhadap paket yang mencurigakan di salah satu loket Minibus Komplek Terminal.

Berawal dari informasi itu Polisi Unit V Resmod dibantu Sat Intelkan dan Tim Falcon menuju Tempat Kejadian Perkara, ternyata benar adanya, Polisi mendapatkan paket minuman keras terbungkus dalam goni warna putih berisi 71 Botol Miras merek Sea Horse’s dan 72 botol Miras merek Colombus.

Kemudian pada hari yang sama Polisi berhasip menangkap dua orang Pelaku N dan AB masih suami Istri.

Menurut Ahli Yanaris, YN etnis Tionghowa merupakan mantan Napi terlibat dalam kasus yang sama, YN ditangkap tim Falcon pada Sabtu (05/05/18) diseputaran jln Nasional atas laporan warga, menurut informasi yang diterima dari warga Rundeng. bahwa disamping komplek kuburan setempat sering terjadi transaksi jual beli Miras via online.

Lebih jauh Ahli Yanaris menjelaskan, modus oprandi tersangka dalam menjual miras via handpon berjanji ketemuan dikawasan kuburan untuk menyerahkan miras kepada pembeli, menerima laporan itu polisi menuju TKP dan langsung menangkap tersangka YN beserta barang bukti berupa 20 botol Miras merek Sea Horse’s dengan harga jual per botol Rp40 ribu serta barang bukti uang sebesar Rp120.000.

Ketiga tersangka YN, N dan AB dijerat dengan pasal 16 qanun Aceh no 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat dengan ancaman 60 kali cambuk atau denda 600 gram emas atau paling lama 60 bulan penjara.

Pada hari yang tim Falcon Polres Aceh Barat juga berhasil menciduk dua pelaku judi togel di kawasan Pasar Bina Usaha Meulaboh, masing-masing berinisila MD dan U warga Aceh Barat, pada pelaku Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang repas milik MD Rp.649 ribu, satu unit Hp Nokia, satu unit Hp merek Vivo dan satu unit Kalkulator kedua pelaku telah melanggar pasal 18 dan 19 tentang maisir dengan ancaman cambuk 45 kali atau membayar denda 450 gram emas atau penjara paling lama 45 bulan.

Terakhir Yanaris membacakan himbauan Kapolri menjelang bulan Puasa kepada seluruh komponen masyarakt di Meulaboh agar tidak ada aktifitas jual beli Miras dan judi togel, jika ditemukan maka Polisi akan bertindak, katanya.[]

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya