Pria Abdya Meninggal Dunia Ditangan Massa

1 min


48
Kasat Reskrim Polres Abdya, Iptu Zulfitriadi berdiri dihadapan para saski dalam peristiwa meninggalnya Ketua Pemuda Gampong Samarinda, Babahrot, Abdya. Sabtu (12/5/2018) FOTO : HAI/Julida Fisma.

HARIANACEH.co.id, BLANGPIDIE —  Sebanyak Lima belas orang pemuda Gampong Gunung Samarinda, Kecamatan Bahahrot Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) harus berurusan dengan pihak kepolisian setempat lantaran diduga melakukan persekusi dan main hakim sendiri dengan cara melakukan pengeroyokan. Akibatnya, aksi Brutal tersebut  menelan  korban jiwa.

“Korban berinisial DW (50) merupakan warga Gampong Gunung Samarinda, Kecamatan Bahahrot yang masih mengeban jabatan sebagai ketua pemuda desa setempat,” kata Kapolres Abdya, melalui Kasat Reskrim Iptu Zulfitriadi kepada HARIANACEH.co.id Sabtu (12/5/2018).

Perwira pertama tingkat dua itu menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu dini hari, saat itu korban berada dirumah seorang wanita berinisal SY yang jaraknya kurang lebih 500 meter dari rumah korban, diduga korban melakukan hubungan gelap dengan SY yang telah memiliki suami.

“Saat DW datang kerumah SY memang sudah diintai oleh pemuda, apalagi sebelumnya korban sudah sering kesitu. Setelah diintai, para pemuda langsung melakukan pengerebekan. Alhasil, ditemukan Korban sedang berada di kamar dan bersembunyi didalam lemari,” ujar Iptu Zulfitriadi .

Mendapati kondisi tersebut, tambah  Iptu Zulfitriadi, Massa murka dengan cara melakukan pemukulan sekaligus pengeroyokan terhadap DW, korbanpun mengalami luka parah diagian kepala dan dada.

Advertisements

“Mendapat laporan Kapolsek Babahrot dan anggota bergegas menuju kelokasi dan berhasil mereda situasi yang sedang memanas dan mengamankan korban,” imbuhnya.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Bahbahrot akibat luka berat yang dialaminya, namun setiba di Puskemas, nyawa korban tidak bisa tertolong hingga menghembuskan nafas terakhir.

“Atas peristiwa tersebut, pihak Kepolisian Abdya, telah mengamankan sementara Lima belas orang pemuda  setempat guna dimintai keterangan,” tuturnya.

Atas kejadian ini, Kapolres Abdya melalui Kasat Reskrim mengimbau kepada seluruh masyarakat Abdya agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri atau persekusi.

Advertisements

“Silakan lapor ke aparat penegak hukum jika memang ada tindak pidana, ada informasi terkait kejahatan, perbuatan asusila Jangan lakukan main hakim sendiri atau persekusi,” demikian tutupnya. []

Advertisements

Bagikan ke teman anda!

48

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
26
Suka
Takjub Takjub
24
Takjub
Kaget Kaget
21
Kaget
Takut Takut
18
Takut
Lucu Lucu
16
Lucu
Sedih Sedih
10
Sedih
Marah Marah
8
Marah