Akun Twitter Jokowi Salah Posting, Ini Dua Usulan Komunikonten Untuk Pihak Media Sosial

1 min


94
23 shares, 94 poin
FOTO/infokomunikonten
FOTO/infokomunikonten

HARIANACEH.co.id – Akun twitter resmi Presiden Joko Widodo (@jokowi) ramai dibicarakan karena mengunggah cuitan tentang kelompok musik JKT48 pada Rabu 16 Mei 2018. Unggahan tersebut kemudian dihapus dan beredar kabar resmi bahwa admin dari akun twitter @jokowi sudah dibebastugaskan.

Hariqo Wibawa Satria pengamat media sosial dari Komunikonten (Institut Media Sosial dan Diplomasi) menyampaikan bahwa dirinya percaya bahwa tim media Presiden akan melakukan perbaikan agar kejadian serupa tak terulang. Namun Hariqo memberikan usulan kepada pihak twitter dan media sosial lainnya, di antaranya:

Pertama, menyarankan pihak twitter atau media sosial lainnya untuk memberikan peringatan kepada penggunanya sebelum sebuah konten diunggah, misalnya dengan kalimat “apakah anda yakin konten yang anda unggah benar?”, atau “apakah anda yakin ini adalah akun anda?”. Dengan demikian pengguna media sosial ada jeda waktu untuk mengecek apakah konten yang akan diunggah benar, atau jika ia admin akun seorang tokoh ia punya waktu mengecek, apakah ini akun dia atau akun tokoh yang dia kelola.

Menurut Hariqo (Komunikonten), memang ini mengurangi sedikit saja kecepatan, namun Hariqo yakin ini cukup efektif untuk mengantisipasi kesalahan yang dapat merugikan sang pemilik akun dan organisasinya.

“Paling tidak ini bisa diterapkan kepada pengguna twitter yang sudah diverifikasi oleh twitter atau memiliki centang biru atau pengguna twitter baru. Hal ini juga menjaga kredibilitas media sosial yang memberikan verifikasi kepada penggunanya. Sangat disayangkan jika pengguna yang sudah terverifikasi melakukan kesalahan fatal,” jelas Hariqo di Depok, 17 Mei 2018.

Advertisements

Hal kedua yang diusulkan Hariqo adalah agar media sosial mengubah ketentuan penggunaan (term of use) dalam format tanya jawab. “Akan lebih baik jika term of use saat seseorang membuat akun di internet diubah dalam format tanya jawab. Contoh pertanyaan, apakah jika kami memberikan akun ini anda siap tidak melakukan kesalahan seperti…?. Tanya jawab seperti ini akan lebih menempel di pikiran pengguna medsos,” tambah Hariqo.

Terlepas dari hal itu, Hariqo mengapreasiasi langkah cepat dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin yang langsung meminta maaf dan mengambil tindakan. “Mengakui kesalahan ini bagus, ketimbang menuduh jika akun yang bersangkutan dibajak atau menimpakan kesalahan kepada pihak lain,” ujar Hariqo

Dalam catatan Komunikonten, kata Hariqo, kesalahan unggah di media sosial oleh akun resmi beberapa kali terjadi. Di tahun 2017 (November – Desember) terjadi beberapa kesalahan unggahan di twitter, di antaranya: (1) Akun twitter Kementerian Luar Negeri @Portal_Kemlu_RI yang menampilkan konten porno. (2) Akun twitter Sekretariat Kabinet @Setkabgoid salah unggah kutipan Presiden Jokowi. (3) Akun twitter Kementerian Pertanian @Kementan yang mengunggah berita terkait Ketum PAN, Zulkifli Hasan, ini juga sudah diakui sebagai kesalahan admin.

Advertisements
Advertisements

Bagikan ke teman anda!

94
23 shares, 94 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns