Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Langgar Aturan, Panwaslu Ancam Copot Baliho Caleg di Meulaboh

HARIANACEH.co.id, Meulaboh- Panwaslu Aceh Barat, mengaku gerah dengan sejumlah baliho Caleg di seputaran Meulaboh Aceh Barat, pasalnya pemasangan baliho tersebut melanggar aturan KPU no 5 tahun 2018, sebab masa kampanye untuk Pemilu 2019 baru dimulai pada tanggal 23 September mendatang, selama bulan ramadhan panwaslu banyak menemukan spanduk, baliho atau kalender caleg bertebaran dimana-mana, demikian dikatakan  Kordiv Pendidikan Pelanggaran Panwaslu Aceh Barat, Romi Juliansyah SE rabu (23/05/18) di Meulaboh.

Menurut Romi, setiap Partai Politik  dilarang melakukan aktivitas kampanye sebelum 23 September. Aktifitas kampanye sendiri diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Peraturan KPU PKPU No. 5 Tahun 2018, Sesuai aturan, kampanye untuk Pemilu 2019 dilakukan tiga hari setelah penetapan daftar calon tetap (DCT)  oleh KPU. sedangkan Penetapan DCT dijadwalkan pada 20 September mendatang.

Advertisement

Advertisement

Namun tambah Romi, sebelum DCT itu ditetapkan sudah banyak para Caleg melangar aturan KPU, meski pelangaran tersebut terus terjadi di Aceh Barat, Panwaslu telah melakukan antisipasi dengan menyurati pihak partai politik pada tangal 15 April 2018 kemarin. tetapi antisipasi sepertinya tidak efektif. buktinya banyak spanduk, baliho, kalender dan imsakiyah masih  beredar di masyarakat.

Dikatakan Romi, menyikapi maraknya pelanggaran tersebut pihaknya hari ini Rabu 23 Mei 2018, telah  mengadakan rapat koordinasi dengan stakeholder seperti Partai Politik, Kepolisian, Kejaksaan, Satpol PP dan  Kesbangpol.

Para pihak sepakat dengan bukti tandatangan sebagai nota kesapahaman tentang penertiban alat peraga kampanye dan pengawasan sebelum jadwal tahapan kampanye dimulai, demikian Romi Juliansyah.[]

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya