Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Komjen Pol Syafruddin: Wartawan Jangan Langsung Dipidanakan Terkait Pemberitaan

HARIANACEH.co.id, Jakarta – Wakapolri Komjen Pol Syafruddin kecewa dan tidak setuju atas tindakan Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan yang langsung menjerat M. Yusuf, wartawan media siber Kemajuan Rakyat dengan pasal 45 A UU 19/2016 tentang Perubahan Atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Nanti kita cek lagi, ya wartawan nggak boleh di anu (langsung pidana) janganlah,” kata Wakapolri saat meninjau arus mudik di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/6).

Ia menyesalkan tindakan Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan itu. Jenderal bintang tiga itu berjanji akan mengecek kembali peristiwa meninggalnya M.Yusuf itu.

“Nanti kita cek, meninggalnya karena apa,” ujar Wakapolri kepada awak media.

Sebelumnya, M. Yusuf ditangkap karena pemberitaannya mengenai konflik antara warga dengan PT MSAM.

Ketika mengumumkan penetapan Yusuf sebagai tersangka, Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto mengatakan, polisi berwenang menangkap dan memproses pidana wartawan di luar mekanisme UU 40/1999 tentang Pers. Menurutnya, Dewan Pers merekomendasikan polisi menjerat M. Yusuf dengan UU ITE.

“Polisi berwenang untuk menangkap serta memproses pidana wartawan di luar mekanisme UU 40/1999 tentang Pers,” saat ditanyai wartawan.

Suhasto mengklaim sudah lebih dahulu menyesuaikan Momerandum of Understanding (MoU) Dewan Pers dan melakukan koordinasi sebelum menjerat Yusuf dengan pasal ITE. (Sergapreborn)

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya