Ketua FPRM: Sudah Saatnya Parpol Pecat Anggota DPR Aceh yang Terindikasi Korupsi Dana Beasiswa

1 min


101
44 shares, 101 poin
Lima Oknum Anggota DPR Aceh Ini Diduga Tilep Dana Beasiswa BPSDM 2017

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh –  Semangat untuk meningkatkan mutu pendidikan di Aceh Pasca konflik dan tsunami yang dicanangkan oleh Pemerintah Aceh hanya menjadi pepesan kosong semata bila perilaku pejabat DPR Aceh melakukan korupsi beasiswa untuk putra-putri yang sedang menimba ilmu di berbagai perguruan di tanah air.

Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM), Nasruddin dalam keterangan tertulisnya yang diterima HARIANACEH.co.id pada Kamis (14/6/2018) menjelaskan bahwa pendidikan merupakan sebuah pondasi penting bagi daerah yang baru bangkit dari keterpurukan seperti Aceh, maka dipandang perlu keseriusan penegak hukum untuk segera mengusut pungli penyaluran dan penggunaan beasiswa yang disalurkan melalui bantuan Aspiradi DPR Aceh yang terindikasi korupsi.

Kata dia lagi, jangan sampai ada kesan di masyarakat bahwa anggota DPR Aceh kebal hukum, untuk itu diharapkan  kasus tersebut segera diusut secara tuntas.

Ketua FPRM juga mengingatkan kepada pihak Kepolisian harus tegas jangan sampai kekecewaan kepada DPR Aceh akan bergeser kepada pihak kepolisian karena pihak kepolisian dianggap tidak berani mengusut kasus indikasi korupsi ini.

“Jika saja ada oknum DPR Aceh yang masuk sel dan akhirnya dipecat oleh partai yang pengusungnya, berarti rakyat akan percaya kembali kepada pihak kepolisian dan partai politik. namun sebaliknya jika proses hukum dan politik jalan ditempat,” tegas Nasruddin.

Advertisements

Selain itu Nasruddin meminta kepada Parpol yang anggotanya terindikasi terlibat korupsi harus segera diganti, agar kepercayaan publik dapat dipulihkan. Konon lagi, Tahun 2019 mendatang di Indonesia melaksanakan Pemilihan DPRK, DPR Aceh, DPR-RI, DPD  dan Presiden, ini tentu Partai Politik maupun Individu membutuhkan kepercayaan dan dukungan masyarakat.

Maka sudah sepantasnya pimpinan partai untuk mengambil langkah kongkrit untuk menyelamatkan partai, jangan karena satu orang kader yang melakukan korupsi mengorbankan kepentingan partai yang lebih besar.

Lebih lanjut, Nasruddin mengatakan isu korupsi dan pendidikan masih dijadikan visi dan misi  partai politik di setiap kampaye dalam ajang pemilihan Kepala Daerah maupun Pemilihan Legislatif, oleh karenanya ketegasan pimpinan partai sangat diharapkan dalam upaya pemberantasan korupsi di tubuh anggota DPR Aceh.

“Korupsi dana beasiswa lebih kejam dari pada narkoba dan pembunuhan, sebab korupsi beasiswa sama saja membunuh masa depan generasi masa depan cerdas secara pendidikan,” kecam Nasruddin.

Advertisements

Mahasiswa yang menerima Dana Beasiswa

Hasil penelusuran HARIANACEH.co.id menemukan setidaknya ada 13 berkas berita acara konfirmasi (BAK) penerima dana beasiswa yang disalurkan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) 2017.

Dari total 803 mahasiswa yang diusulkan akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp19.854.000.000,- ditemukan hasil uji sampel yang telah diklarifikasi sebanyak 197 mahasiswa dan ditemukan bukti ada 59 mahasiswa atau sebesar Rp1.032.500.000,- yang tidak menerima penuh beasiswa tersebut, sedangkan 5 orang nama lainnya adalah fiktif yaitu sebesar Rp100.000.000,-.[]

Advertisements

Bagikan ke teman anda!

101
44 shares, 101 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
1
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
1
Lucu
Sedih Sedih
2
Sedih
Marah Marah
4
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns