Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Lima Oknum Anggota DPR Aceh Ini Diduga Tilep Dana Beasiswa BPSDM 2017

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh – 24 anggota DPR Aceh yang memplot dana beasiswa melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) 2017, lima di antaranya diduga menilep sebagian dana tersebut dengan cara-cara yang dirancang secara tidak hormat.

Para Oknum Anggota DPR Aceh ini diduga berinisial IU dengan jumlah mahasiswa yang diberikan beasiswa sebanyak 341, DS dengan jumlah penerima 221, MS dengan jumlah penerima 54, R dengan penerima 42 dan H dengan jumlah penerima 25 orang.

Askhalani, SHI, Koordinator GeRAK Aceh dalam keterangannya pada Selasa (12/6/2018) kemarin menyebutkan data awal berdasarkan hasil temuan inspektorat.

Dari total 803 mahasiswa yang diusulkan mendapatkan beasiswa sebesar Rp19.854.000.000,- dan ditemukan Hasil uji sampel yang diklarifikasi sebanyak 197 mahasiswa ditemukan bukti ada 59 mahasiswa atau sebesar Rp1.032.500.000,- tidak diterima penuh dan 5 orang fiktif sebesar Rp100.000.000,-.

Untuk itu, Askhalani, SHI, Koordinator GeRAK Aceh mendorong pihak kepolisian konsisten mengungkap peran para pihak yang diduga terlibat dalam merancang dan melakukan skenario dalam melakukan praktek pungli dan pemotongan atas hak, dalam implementasi pemberian biaya pendidikan kepada para pihak yang telah dinyatakan berhak memperoleh bantuan yang bersumber dari pemerintah Aceh.

Askhalani, SHI
Askhalani, SHI, Koordinator GeRAK Aceh. FOTO/Facebook

“GeRAK Aceh memberi apresiasi atas langkah dan proses penyidikan yang sudah dilaksanakan oleh pihak Diskrimsus Polda dalam mengungkapkan tabir penyimpangan penyaluran bantuan pendidikan tahun 2017, dalam hal ini GeRAK berharap pihak Polda harus mengungkapkan peran aktif tentang dugaan keterlibatan oknum anggota DPRA yang diduga terlibat dalam melakukan praktek haram atas dana biaya pendidikan,” ujarnya.

Kepolisian Aceh juga diminta tidak hanya memfokuskan nilai substansi pemeriksaan tentang peran dari koordinator (penghubung) atau pelaksana (SKPA -red) semata, sementara pihak yang sebenarnya merancang untuk melakukan praktek tercela ini malah luput.

Berdasarkan hasil kajian dan temuan GeRAK menemukan beberapa hal yang sangat substansi yang harus diungkap oleh pihak Polda Aceh di antaranya;

  1. Ditemukan adanya mahasiswa yang mendapatkan bantuan tumpang tindih dari usulan biaya yang ditampung oleh DPRA.
  2. Ditemukan adanya peruntukan biaya pendidikan yang disetting dari sejak awal untuk diberikan kepada yang tidak berhak seperti anak pejabat, menerima beasiswa dari sumber lain, sudah selesai melaksanakan pendidikan (Post graduate) dan ini dilakukan bertujuan untuk memudahkan dilakukan pemotongan atas dana yang sudah diusulkan.
  3. Bantuan pendidikan tidak penuh diterima oleh mahasiswa yang berhak menerima dan praktek ini menyebabkan kerugian keuangan negara dan terpenuhi syarat formil tentang adanya praktek korupsi yang terencana yang dilakukan untuk memperkaya diri sendiri dan memanfaatkan jabatan dan kewenangan yang melekat, dan atas praktek ini Polda Aceh harus mampu membongkar praktek haram yang dilakukan secara bersama-sama dan kolaborasi antara pengusul proposal, koordinator dan juga anggota DPR Aceh yang diduga terlibat.

Komitmen Polda Aceh

Direktur Kriminal Khusus (Diskrimsus) Kepolisian Daerah Aceh Kombes Erwin Zadma kepada awak media mengatakan bahwa polisi hingga saat ini terus mengumpulkan bahan dan keterangan dari berbagai pihak, terkait kasus tersebut.

Mahasiswa yang menerima Dana Beasiswa

Hasil penelusuran HARIANACEH.co.id menemukan setidaknya ada 13 berkas berita acara konfirmasi (BAK) penerima dana beasiswa yang disalurkan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) 2017.

Dari total 803 mahasiswa yang diusulkan akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp19.854.000.000,- ditemukan hasil uji sampel yang telah diklarifikasi sebanyak 197 mahasiswa dan ditemukan bukti ada 59 mahasiswa atau sebesar Rp1.032.500.000,- yang tidak menerima penuh beasiswa tersebut, sedangkan 5 orang nama lainnya adalah fiktif yaitu sebesar Rp100.000.000,-.[]

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya