Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Kadispora Aceh: Pembelian Medali Aceh Maraton 2018 sudah Sesuai Prosedur

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh – Kepala Dinas Pemuda dan Olahgara (Dispora) Aceh, Darmansah, membantah dugaan yang menjadi temuan KPK berupa uang sebesar Rp500 juta untuk membiayai Aceh Marathon 2018 dalam kasus suap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Ia mengaku pembelian medali tersebut sudah ditender jauh hari.

“Itukan untuk (pembelian) medali dan pakain itu ada tender di BPKS (Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas) Sabang. Jadi prosesnya di sana. Gak ada anggaran dari kita kasih untuk beli baju dan sebagainya itu gak ada,” kata Darmansah, Jumat (6/7/2018).

Menurutnya, di BPKS Sabang ada tiga item yang ditender yaitu pengadaan baju, medali dan promosi di televisi. Dana untuk ketiga item tersebut bersumber dari BPKS. Sementara Dispora Aceh mengeplot anggaran untuk hadiah sebesar Rp 3 miliar.

“Hadiahnya di Dispora sebesar Rp3 miliar untuk semua kategori. Ada empat kategori,” jelasnya.

“Artinya tidak ada di Dispora (soal pembelian baju dan medali). Dispora tidak mengeluarkan uang tanpa ada prosedur. Di Dispora itu ada beberapa biaya tapi tidak ada tender, semua PL (penunjukan langsung) karena biayanya tidak sampai Rp200 juta seperti cetak spanduk,” ungkapnya.

Untuk menggelar event bertaraf internasional tersebut, dibutuhkan dana sekitar Rp 10 miliar. Sumber dana diambil dari Dispora Aceh, BPKS Sabang dan Dispora Sabang. Menurutnya, Dispora Aceh tetap komit akan menggelar Aceh Marathon 2018 pada 29 Juli sesuai prosedur.

Saat ditanya soal dugaan uang Rp 500 juta yang disebut KPK untuk pembelian medali Aceh Maraton, Darmansah kembali memberi penjelasan serupa. Dia beberapa kali menyebut, pembelian medali sudah di tender oleh BPKS.

“Itu gak ada. Beli medali, baju, itu semua prosesnya tender,” ungkap Darmansah.

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait setoran Bupati Bener Meriah sebagai ijon proyek yang dibiayai Dana Otonomi Khusus (Otsus). Uang suap Rp500 juta diduga akan digunakan untuk kegiatan Aceh Marathon 2018.

“Uang yang disetor ke beberapa rekening tersebut diduga digunakan untuk pembayaran medali dan pakaian kegiatan Aceh Marathon 2018,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam jumpa pers di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018).[]

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya