Tidak Dibayar Gaji, Petugas Genset RSUTP Abdya Mengundurkan Diri

2 min


73
338 shares, 73 poin
Tidak Dibayar Gaji, Petugas  Genset RSUTP Abdya Mengundurkan Diri
Kepala Tatat Usaha Rumah Sakit Umum Teuku Peukan (RSUTP) Aceh Barat Daya, Raudhatinur saat diwawancara Wartawan diruang kerjanya. Senin (16/7/2018) Foto : HAI/ Julida Fisma.

HARIANACEH.CO.ID, BLANGPIDIE — Informasi pengunduran diri 4 orang tenaga teknisi Genset di Rumah Sakit Umum Daerah Teuku Peukan (RSUTP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) beredar cepat dikalangan wartawan di Daerah setempat.

Pangkal persoalannya, 4 orang teknis disebut-sebut tidak memperoleh gaji sejak bulan Januari hingga Juli tahun 2018. Itu sebabnya, mereka melayangkan surat kepihak RSUTP  Abdya.

Agar informasi tadi tidak simpang siur, pada Senin (16/7/2018) Wartawan HARIANACEH.CO.ID mencoba melenisik kebernaran iformasi tersebut dengan cara mendatangi pihak RSUTP Abdya. Alhasil, pihak Rumah Sakit bersedia memberikan keterangan terkait hal tersebut.

“Kebetulan sekali, saya baru saja menerima surat pengunduran diri dari teknisi Genset,” ujar Kepala Tatat Usaha RSUTP Abdya, Raudhatinur sembari membenarkan informasi yang beredar.

Dalam tanya jawab itu, Raudhatinur menjelaskan, ada dua faktor yang menyebabkan para petugas mengudurkan diri. Yaitu, kata Kepala TU ini, terkait dengan honorarium dan uang jasa.

Advertisements

“Mereka (petugas) memintah agar pihak RSUTP Abdya, membayar honorarium dari bulan Januari hingga Juli, dan itu tidak bisa kami penuhi, sebab  SK dan TMT ini terhitung bulan April, bagaimana harus kami bayar dari bulan Januari, sementara TMTnya bulan April” tuturnya seraya menyangkal, pihak RSUTP tidak membayar gaji teknisi genset selama 6 bulan.

Kemudian tambah Raudha, mereka juga meminta untuk, ditinggikan uang jasa. tapi timpal Raudhahtinur, hal itu tidak bisa dilakukan, lantara kata Dia, semua jasa di RSUTP Abdya terhitung sama, dengan katalain, tidak ada yang tinggi begitun tidak ada yang rendah, semua dibayar sesuai indeks kerja masing-masing.

Itu sebabnya, kata Kepala TU RSUTP Abdya, pihaknya akan membayar uang jasa para teknisi sejak bulan Januari itu sejalan dengan SK Bakti yang telah mereka keluarkan untuk para petugas Genset.

“Sebelum SK Kontrak keluar, mereka memang sudah memiliki SK bakti, dan SK bakti terhitung sejak Januari, berdasarkan SK bakti itulah kita bisa membayar uang Jasa, sejak Bulan Januari,” tutur Raudhah.

Advertisements

Raudhah mengaku, hingga kini pihaknya belum bisa membayar Honorarium dan uang jasa para petugas karena perlu penyesuaian dengan anggaran yang tersedia.”Untuk honorarium Bulan April, Mei dan Juni memang belum kita bayar, karena kita lihat dulu ketersediaan anggaran, sementara untuk uang jasa juga belum bisa kita bayar karena klemnya belum masuk,” imbuhnya.

Meski demikian, sambung Raudhah, pada bulan April dan Mei, pihaknya telah memberikan pinjaman kepada para petugas.”Mereka telah kita pinjamkan uang pada bulan puasa dan lebaran, artinya, kalau berujuk pada TMT,  yang belum kita bayar cuma bulan Juni dan Juli, bulan Julipun belum berakhir,” urainya.

Ia menjelaskan, Jumlah petugas teknis Gengset awalnya hanya 4 orang,  namu, ditambah dengan yang lewat kontrak kemaren 3 orang, jadi semuanya 7 orang.“ Yang 4 orang mengatakan mengundurkan diri, jadi tingal 3 orang yang baru lewat, SK 3 orang ini, sudah keluar atau belum, makanya ini sedang saya lihat, saya telusuri dulu, dimana mereka baru saya pangil,”  paparnya.

Menurut Raudha, pihaknya, belum bisa memastikan mesin Gingset akan berfungsi normal seperti sediakala, jika para petugas tidak bekerja lagi.“Kalau mereka mengundurkan diri, belum bisa saya pastikan mesin ginset bermasalah atau tidak, karena saya belum lihat bagaimana kedepannya, “ timpalnya.

Yang pasti, Kata Raudhah, dirinya sudah konsultasi untuk mengantispasi, jika seewaktu-waktu mesin Genset bermasalah. “Jika mengundurkan diri tidak masalah, karena kami akan bantu menaganinya, dan akan kita pangilkan yang 3 orang itu,” jelasnya yang mengaku sudah berkonsultasi dengan Kabid dan Kasinya.

Bagi pihak RSUTP Abdya, mundurnya petugas Genset, bukanlah persoalan yang berarti, hal itu dikarenakan bukan karena paksaan darinya tetapi karena permintaan sendiri. “ Kalau mereka mengundurkan diri tidak masalah biarkan saja,  karena bukan paksaan dari kami,  tertapi dari mereka sendiri yaudah kami terima, “ demikian tukas Raudhatinur.[]

Advertisements

Bagikan ke teman anda!

73
338 shares, 73 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
26
Suka
Takjub Takjub
28
Takjub
Kaget Kaget
21
Kaget
Takut Takut
18
Takut
Lucu Lucu
16
Lucu
Sedih Sedih
13
Sedih
Marah Marah
9
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns