Steffy Burase: Hubungan Saya dengan Irwandi Yusuf Profesional

1 min


67
187 shares, 67 poin
Steffy Burase
Fenny Steffy Burase diperiksa KPK selama 12 jam. Dia ditanya seputar aliran dana terkait kasus penyalahgunaan Dana Otonomi Khusus Aceh. FOTO/Detikcom/Nur Indah Fatmawati

Jakarta – Terkait soal hubungannya dengan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf, Fenny Steffy Burase angkat bicara mengklarifikasi isu yang meluas itu. Menurutnya, hubungan mereka adalah hubungan kerja yang profesional.

“Saya punya hubungan kerja dengan Beliau dan sangat profesional. Terlepas dari apa pun gosip, saya kira itu biar orang saya yang bercerita, tapi bagi saya, saya sudah klarifikasi saya dengan beliau benar-benar hubungan kerja,” ujar Steffy usai diperiksa KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/7/2018).

Terkait isu nikah siri yang, Steffy menanggapi santai dengan tawa.

“Kalau kira-kira hubungan profesional ada nikah siri nggak?” ujar Steffy melempar senyum.

Dia menyebut hubungan kerja dengan Irwandi baru terjadi setahun belakangan. Mereka disatukan lewat event Aceh Marathon 2018, di mana dirinya menjadi anggota tim ahli. Pertemuan dengan Irwandi hanya sebatas panitia dengan perangkat daerah sebagai penyelenggara acara.

Advertisements

“Dari tahun kemarin. Kebetulan program ini dibuat hampir satu tahun,” ucap Steffy.

Fenny Steffy Burase merupakan salah satu saksi yang dicegah bepergian ke luar negeri dalam kasus penyalahgunaan dana otonomi khusus Aceh (DOKA). Tidak hanya itu, rekening Steffy juga diminta dibekukan oleh KPK. Perempuan yang juga dikenal sebagai pelari ini baru saja dikonfirmasi KPK soal aliran dana dan hubungannya dengan Irwandi.

“Yang ingin saya sampaikan bahwa Bu Steffy diperiksa dengan 12 halaman BAP, kurang lebih 40-60 pertanyaaan barangkali. Yang ditanyakan seputar aliran dana dan hubungan personal. Aliran dana itu memang ada alian dana, tapi Bu Steffy sendiri tidak pernah tahu dana itu,” tutur pengacara Steffy, Fahri Timur yang mendampingi.

Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait setoran Bupati Bener Meriah sebagai ijon proyek yang dibiayai Dana Otonomi Khusus (Otsus). Uang suap Rp500 juta diduga akan digunakan untuk kegiatan Aceh Marathon 2018.[]

Advertisements
Advertisements

Bagikan ke teman anda!

67
187 shares, 67 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
1
Suka
Takjub Takjub
1
Takjub
Kaget Kaget
2
Kaget
Takut Takut
1
Takut
Lucu Lucu
1
Lucu
Sedih Sedih
1
Sedih
Marah Marah
5
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns