Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Kemenag Aceh Barat Diminta Tegas Soal Vaksin MR

MEULABOH- Masyarakat meminta pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Barat bersikap tegas soal Vaksin Rubella, pasalnya hingga kini vaksin tersebut belum bersertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga dikawatirkan dapat berefek buruk bagi anak usia sekolah.

Ketegasan dari Kemenag sangat menentukan, apakah vaksin itu dilanjutkan atau di stop dulu sambil menunggu kejelasan dari MUI. karena kemenag Aceh Tenggara dan Sebulussalam sudah mengeluarkan surat penghentian suntik vaksin rubella ke sekolah MI hingga MTsN, ujar salah seorang wali murid di Meulaboh.

Sebelumnya Ketua MUI Pusat KH. Ma’ruf Amin, mengatakan. Imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh  dalam mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu, tetapi Vaksin untuk imunisasi wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci. Penggunaan vaksin imunisasi yang berbahan haram atau najis hukumnya haram. katanya.

Sementara itu Kemenkes RI  Nila Muluk, dalam pertemuan konsultasi dengan MUI kemarin, mengakui Produk vaksin MR belum dimohonkan sertifikasi halal, sehingga belum ada pemeriksaan. meskipun  demikian Vaksin MR tidak bisa tersebut halal atau haram.

“Kita berkomitmen untuk memperhatikan aspek keagamaan dalam pelaksanaan imunisasi MR melalui konsultasi dan permhonan fatwa ke MUI” Katanya.[]

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya