Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Dua Perusahaan Ini Diduga Ambil Alih Fungsi Kerja Bank Aceh

Banda Aceh – Dua perusahaan PT. Bina Artha Prima (BAP) dan PT. Hartana Tamita Bersama (HTB) diduga melakukan praktik pengambil-alihan kerja Bank Aceh yang berstatus Syariah di Aceh dalam menghimpun dana dan memberi pembiayaan (kredit) kepada pegawai negeri sipil (PNS Otonom, Sentral, dan Swasta), sementara khusus PT HTB bekerja sebagai jasa pemasaran dan penagihan kredit.

“Kedua perusahaan itu disebut sebagai vendor yang masing-masing mendapat fee marketing yang ditanggung Bank Aceh. Untuk PT BAP 4% dari platfound pembiayaan yang dicairkan Bank Aceh, sedangkan PT HTB melakukan penagihan fee keseluruh kantor cabang Bank Aceh perbulan,” kata sumber HARIANACEH.co.id di Banda Aceh, Minggu 26 Agustus 2018.

Dijelaskannya, atas tindakan kerjasama tersebut, kedua perusahaan PT BAP dan PT HTB terkesan dipaksakan, bahkan PT BAP bekerja hanya berselisih 1 bulan dari pekerjaan yang dijalankan pasca pembentukan akte perusahaan.

“Itu pembuatan perusahaannya pada 4 Agustus 2016 dan mulai bekerjanya bulan September 2016, ini kan sangat janggal,” kata sumber tersebut.

Diduga dari praktik rekayasa antara PT BAP dan PT HTB bersama Bank Aceh ditaksir Bank Aceh merugi sebesar Rp15 Miliar.

“Dari hasil data temuan yang saya peroleh, dugaan kerugian yang dialami Bank Aceh ditaksir mencapai Rp15 Miliar,” demikian tutup sumber HARIANACEH.co.id.[]

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya