Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Tetesan Air Mata Teuku Riefky Harsya untuk Medali Pertama “Beladiri” Kurash

JAKARTA – Teuku Riefky Harsya tak kuasa menahan tagis ketika atlet Kurash Indonesia, Kasani Najmu Shifa berhasil meraih medali perungu untuk kelas Wanita -63 kg) di Asian Games XVIII yang diikuti oleh 24 negara se-Asia.

“Ini pertama dalam sejarah Indonesia, atlet Kurash berhasil meraih medali,” kata Teuku Riefky, Wakil Skretaris Badan Anggaran DPR-RI yang mnejabat sebagai Ketua Umum pengurus Besar Kurash Indonesia (PBKI), Rabu 29 September 2018.

Kurash adalah jenis olahraga beladiri yang memiliki gerakan dasar saling membanting dengan mengaitkan baju khusus. Olahraga Kurash berasal di wilayah Tatarstan Asia Tengah atau yang sekarang dikenal dengan wilayah Uzbekistan.

Shifa berhasil mengalahkan atlit kurash dari Thailand, Iran, India dan terkalahkan oleh atlit dari Uzbekistan di Semi Final.

Kata Teuku Riefky, PBKI menurunkan 14 atletnus, 8 Pria dan 6 Wanita dengan 7 kelas pertandingan dibawah asuhan Pelatih Denny Zulfendri dan Sugiri serta Manager Tim, Ira Purnama Sari.

“Untuk 4 kelas Pria terdiri dari Kelas -66 kg, -81 kg, -90 kg dan +90 kg, sedangkan 3 kelas Wanita terdiri dari Kelas -52 kg, -63 kg, -78 kg,” jelas Riefky.

Medali yamg diraih diserahkan langsunh oleh President Kurash Asia (KCAO) Mr. Komil Ruziev dan Ketua Umum PB Kurash Indonesia Teuku Riefky Harsya. Medali Emas diraih Shermetova Dildor (Uzbekistan), Medali Perak Bayarbat Baasanjargal (Mongolia), Medali Perunggu Shifa Kasani Najmu (Indonesia) dan Abdulmalikova Mukhlisa (Uzbekistan).(ji)

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya