Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Nurhanifah, Perempuan Pengusaha Yang Siap Berjuang di Jalur “Politik”

MEMILIH menjadi politisi bukan perkara mudah, perlu pertimbangan dan niat yang kuat. Hidup menjadi pengusaha sebenarnya sudah cukup mapan, namun jiwa sosial mengarahkan lain, bahwa perempuanpun bisa berbuat lebih besar untuk memenangkan hati dan pikiran rakyat.

Begitu yang dirasa Hj. Nurhanifah, S.Pd jelang memutuskan diri terjun sebagai politisi perempuan di daerah pemilihan Aceh 1 yang meliputi Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang. Tentu, pertimbangan lainnya, konsekuensi untuk berkompetiter menuju parlemen harus dengan bekerja keras, berharap dapat bersaing dengan kandidat lain yang terbilang sudah mapan di dunia politik.

“Kita Bismillah saja, dan yakin setiap usaha akan ada imbalan dari Allah. Yang penting niat baik kita berjuang demi rakyat,” ujar H. Nurhanifah, S.Pd, perempuan kelahiran Simpang Ulim, Aceh Timur, 8 Oktober 1971 silam.

Tentu saja, untuk maju menjadi legislatif muncul setelah ada permintaan “orang baik” harus terjun ke politik, sebelum orang jahat merampasnya. Sungguh, kata Nurhanifah, niatnya hanya ingin ikut dalam sistem untuk mewujudkan cita-cita rakyat Aceh, selain memang inginan memakmurkan rakyat di daerah pemilihan.

“Konsekuensinya adalah memperjuangkan rakyat yang kita wakilkan,” ujar pemilik Queen Boutique di Batoh dan Pasar Aceh, Banda Aceh ini.

Tentu perjalanan menuju DPR Aceh tidak dengan mata “tertutup”, karena rakyat ingin perwakilannya di parlemen tangguh dan menguasai masalah. Pengalaman Nurhanifah adalah pendidik, namun juga tangguh sebagai pedagang. Dia pernah menjabat manager Asuransi Manulife selama 6 tahun (2007-2013), dan baru tahun 2012 memulai usaha Boutique.

Saat ini, Nurhanifah juga aktif di beberapa organisasi antara lain Perempuan Wira Usaha (Perwira), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), dan beberapa moraganisasi lainnya, seperti beberapa majelis taqlim yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Nurhanifah memulai pendidikan di MIN dan MTSn Simpang Ulim, Aceh Timur, Sekolah Pendidik Guru (SPG) Cut Mutia Banda Aceh, dan S1 Ekonomi Serambi Mekah, Banda Aceh.

“Mohon Do’a ya, semoga amanah Rakyat ini mendapat Ridha Allah,” demikian ujar Nurhanifah. (ji)

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya