Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Dua Kubu Saling Demo di RSUD CND

MEULABOH- Tenaga Kontrak Harian Lepas (THL) Rumah Sakit Cut Nyak Dhien (RSUD-CND) Meulaboh saling demo, kemarin padan tangal 04 September Tenaga Kontrak disana melakukan aksi demo menuntut agar gaji per bulan  Rp 2-3 juta, sedangkan sekarang mereka menerima gaji Rp 1 juta per bulan, menurut para pendemo. pembayaran gaji sebesar itu karena tunjangan jasa medis (Jasmed) sudah dipangkas untuk disamaratakn dengan tenaga kontrak yang lain.

Sementara tenaga kontrak yang melakukan demo hari ini rabu (05/09/18) merupakan THL yang menolak gaji dibayarkan Rp2-3 juta per bulan, pasalnya jika kebijakan itu diambil otomatis mereka tidak akan mendapatkan upah sebagaiman layaknya tenaga kontrak, sebab kebijakan itu diambil oleh Pemda agar para THL di RSUD CND dapat gaji secara merata, ujar salah seorang THL

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, sekitar 1000 orang THL mengikuti tes Tenaga Kontrak di RSUD CND, namun saat diumumkan  yang lulus cuma 300 orang, sehingga sisanya melakukan protes, akhirnya Pemda mengambil kebijakan diluluskan semua, dengan konsekwensi gajinya sama rata.

Sementara sumber dari Sekdakab Aceh Barat menyebutkan, setiap kebijakan selalu ada pro dan kontra dan tidak mungkin terpuaskan semua. Kebijakan harus memihak kepada masyarakat banyak walaupun ada yang kontra.

Pihaknya menyayangkan mogok kerja perawat di RSU CND, persoalanya Karena sumber gaji untuk seluruh pekerja bersumber dari Jasmed (Jasa Medis). dulu Jasmed itu diberikan kepada perawat, dan bidan. Sehingga gajinya bisa 2-3 juta. Sekarang Jasmed tidak ada lagi, sehingga gajinya menjadi Rp 1 juta.

“THL di RSUD CND itu bukan hanya 300 orang saja, tetapi hampir seribu orang. jadi jasmed itu dibagikan secara merata kepada THL yang lain, karena mereka juga sangat membutuhkan gaji itu untuk menyambung hidup” katanya.[]

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya