Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Bupati Gayo Lues Resmikan Kompetisi Tarian Bines

Blangkejeren Harianaceh.co.id- Bupati Gayo Luaes H Muhammad Amru, membuka secara resmi kompetisi tarian Bines di Gedung Balai Musara, Blangkejeren, Senin (15/10). Kegiatan kebudayaan tersebut akan berlangsung selama dua hari terhitung sejak 15 sampai dengan 16 Oktober 2018.

Dalam acara pembukaan tersebut turut hadiri  wakil bupati Gayo Lues H Said Sani, unsur Forkopimda Gayo Lues, kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) para Camat dan ratusan para undangan lainnya.

Advertisement

Advertisement

Informasi yang dihimpun Harianaceh.co.id, penari Bines yang terdiri dari 15 grup kaum wanita yang tampil dalam kompetisi tersebut direkrut dari berbagai Kampung (desa) di setiap Kecamatan dalam Kabupaten Gayo Lues.

Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru, dalam sambutannya mengatakan, tarian Bines merupakan tarian asli Gayo Lues yang telah membudaya sejak zaman dahulu kala. Tarian ini berdampingan dengan tari Saman.

“Setiap ada saman pasti ada Bines, karena tarian bines ini adalah pendukung tarian saman sejak dulu hingga sekarang. Saat ini Saman telah dikenal oleh dunia luar, jadi, kita berharap tarian Bines ini juga bisa ikut mendunia seperti tarian Saman” pintanya.

Muhammad Amru mengharapkan, dengan adanya kompetisi tersebut kedepan tarian Bines dapat dipertahankan dan terus dilestarikan sebagaimana tarian Saman. Apalagi, tarian ini merupakan budaya asli Gayo Lues yang sudah ada sejak dahulu kala.

“Jadikan wahana ini untuk mencari pemenang dengan mengupayakan sebagai proses pelestarian budaya dan tradisi suku Gayo, agar kedepannya tarian Bines tidak akan menjadi tarian suku lain,”harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Gayo Lues, Syafruddin dalam sambutanya mengatakan, pemenang kompetisi Bines tersebut akan diberikan hadiah tropi dan uang tunai sebagai bentuk pembinaan.

“Untuk Juara pertama kita berikan hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 12 juta. juara dua Rp. 10 Juta, dan juara ketiga Rp. 8 Juta. Sedangkan  juara harapan kita berikan Rp. 7 Juta,” katanya

Syafruddin yang juga ketua pelaksana kegiatan mengatakan kompetisi yang dilaksanakan tersebut merupakan rangkaian dari festival budaya Saman hasil kerjasama antara Pemkab Gayo Lues dengan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia.

“Dewan juri menilai kompetisi ini dengan cara melihat kombinasi warna busana dan tata rias. Kemudian kekompakan gerak, dan syair-syair yang dilantukan oleh penyair Bines,” katanya * (Hamsani)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya