Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Zulfadlie Kawom Kenang Pelantun “Suci Dalam Debu” Semasa “Keumiet Tuloe”

Engkau bagi air yang jernih
Didalam bekas yang yang berdebu
Zahirnya kotoran itu
Kulihat..
Kesucian terlindung jua

Begitulah syair lagu yang diputar dari kaset pita tape recorder oleh abang saya di rumah ketika saya masih kelas 1 SMP, tahun 1991. Sejak itu, saya mulai menyukai lagu-lagunya. Saat Saya sedang keumiet tuloe (menjaga pipit) disawah. Saya selalu menyanyikan lagu ‘Suci Dalm Debu’ diatas rangkang (dangau) bersama seorang teman. Di sekolah pun, setiap guru kesenian menyuruh saya bernyanyi saya membawakan lagu itu. Saat itu saya hafal betul, sampai melodi gitarnya saya hafal.

Advertisement

Advertisement

Kemarin, Minggu 14 Oktober 2018, saat Saya sedang ngopi di Kota Lhokseumawe, Ketika saya sedang membuka link media sosial, saya melihat sebuah link berita, tentang kepergian Saleem IKLIM, sayapun penasaran, lalu membukanya, benar saja, Bang Saleem telah tiada, akibat kemalangan di jalan raya di daerah Cheras, tulis media tersebut.

Memang, sebelumnya saya tahu apabila beliau sedang sakit keras. Awalnya saya tidak percaya, saya lalu mengecek akun facebook anaknya, Iera Fakhira (29) tahun. ”Ayah Saya, AM Salim Abdul Majeed atau lebih dikenal dengan nama Saleem telah mengehmbuskan nafasnya yang terkakhir jam 6 pagi tadi,” tulis Iera Fakhira.

Saya membayangkan kembali, pada tahun 2013 saya pernah membawa Bang Saleem Konser ke Aceh, saat itu kabarnya beliau juga sedang sakit keras dan sedang dalam perawatan. Saya lalu menghubungi beberapa orang ahli (anggota) kumpulan tersebut bernama Kama (drummer IKLIM), Mohalim Salleh (Bass) dan Umarul (gitaris), saran dia saya manyiapkan penaja (EO) untuk itu.

Saya membicarakannya dengan Jauhari Samalanga disebuah Warkop di Banda Aceh. Untuk mencari sponsor. “OK” kata Bang Joe.

Saya pun, menghubungi mereka kembali, saat itu istrinya Julia Bachok (Juriah Bugis) istri sebagai Managernya Saleem, masih merwat Bang Saleem yang sedang sakit. Akhirnya kami urungkan niat tersebut. Dan, sampai saat ini (kepergiannya) untuk selamanya.

Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun.
Alfatihah…
Andainya aku tiada
Usahlah ditangiskan kehilangan…

Zulfadli Kawom, Peminat Saleem dari Acheh

Catatan
Iklim adalah sebuah grup musik dari Malaysia yang terbentuk pada tahun 1991. Grup musik ini menyayikan lagu-lagu Melayu bergenre slow rock. Album debut Iklim adalah Satu Kesan Abadi, yang dirilis tahun 1993 di bawah label SCS Record, atau sekarang dikenal sebagai the Rock Record of Malaysia.

Pada 31 Agustus 2018 lalu, penyanyi bernama lengkap AM Saleem Abdul Majeed genap berumur 56 tahun. Saleem termasuk musisi Malaysia yang produktif. Pada 2016 lalu, Saleem merilis single terbaru Karma Cinta. Meski kurang meledak di Indonesia, konsistensi Saleem dalam memeriahkan industri musik di Malaysia patut di acungi jempol.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya