Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Kemiskinan Salah Satu Pemicu Pidie Jaya Rawan Konflik Sosial

Meureudu – Masalah kemiskinan dan ekonomi menjadi salah satu pemnyebab konflik di Kabupaten Pidie Jaya selain masalah narkoba, konflik pertanahan, dan politik walau skalanya kecil.

Hal itu diketahui dari hasil Focus Disscusion Group (FGD) Kesbangpol Aceh yang mengkkaji “apaian penanganan konfil Aceh tahun 2018” di Ruang rapat Kesnagpol Pidie Jaya, Kantor Bupati, Mereudu, Pidie Jaya, Rabu 17 Oktober 2018.

Advertisement

Advertisement

“Pemicu komplik paling besar adalah kemiskinan. Peristiwa kekerasan KDRT juga banyak disebabkan faktor ekonomi,” kata tokoh perempuan Ulfah, S.Pd pada FGD itu.

Selain itu, Polsek Mereudu AKP Aditya Kusuma, SIK menyebutkan msalah keberadaan Polres di Pidie Jaya juga sangat dibutuhkan, karena untuk izin keramaian saja harus ke Sigli, sehingga masyarakat sering salah tanggap kalau polsek punya wewenang disitu, walau secara pengamanan memang menjadi tanggungjawab polisi.

“Masyarakat juga harus mengeluarkan biaya lebih untuk pergi ke Sigli guna mengurus SIM saja,” katanya.

Hal lainnya yang mencuat dalam FGD tersebut masalah-masalah sosial lainnya seperti pasca gempa dan dana Gampong.

Acara FGD diikuti Danramil Merdu Kapten Inf Jailani, Kasi Intel Kejari Sutrisna, SH, Ketua KNPI Pijay, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan lain-lain.

Kepala Kesbangpol Pidie Jaya Ridwan dan Perwakilan Kesbangpol Aceh Kasubbid Penanganan Konflik Dedy Andrian, SE,MM, yang membuka acara tersebut. (ji)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya