Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Petani mengeluh harga bawang merah turun

Pidie (Antaranews Aceh) – Petani di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh mengeluh karena harga jual bawang merah sejak dua pekan terakhir menurun drastis dari harga sebelumnya, Rp15.000/kg turun menjadi Rp 10.000/kg.

“Harga bawang merah sudah seminggu yang lalu turun Rp5.000/kg,” kata seorang petani lokal Sabariah di Utue, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Selasa.

Advertisement

Advertisement

Ia menyebutkan pengepul membeli bawang merah dari petani dengan harga Rp10.000/kg, padahal dua minggu terakhir harganya sampai Rp15.000/kg.

Menurut dia, saat tiba masa panen para pengepul acap kali membeli bawang merah dari petani lokal dengan harga yang amat murah, hal tersebut tentu merugikan masyarakat petani.

“Saat kami panen harganya sering kali murah, ya hasilnya hanya mampu menutupi modal,” kata petani tersebut.

Sejumlah petani bawang merah tradisional di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh pada umumnya menabur bibit dari, 20kg hingga 100kg/petani dan tanaman tersebut baru bisa dipanen sekitar 50 hari atau, hingga 60 hari.

Petani bawang wilayah Pidie, dominan terlihat masih merawat tanaman bawang secara alami dan menggunakan pupuk organik dari kotoran lembu, kambing, dan bebek.

Petani bawang merah lainnya, Bachtiar menjelaskan, jika tanaman bawang bagus satu kilogram bibit hasilnya bisa mencapai hingga 20kg dan itu sangat tergantung pada perawatan.

“Hasilnya tidak tentu, kadang satu kilogram bibit hanya menghasilkan 10kg dan jika bagus perawatan atau lagi dibukanya pintu rezeki hasilnya bisa sampai 20kg,” sebutnya.

“Kita masih mempertahankan pupuk organik dan tidak menggunakan pupuk non organik. Tanaman seperti ini menyehatkan,” tambahnya. 

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya