Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Bupati Amru ‘Gempur’ Kemaksiatan Di Gayo Lues

Blangkejeren,Harianaceh.co.id – Bupati Kabupaten Gayo Lues H.Muhammad Amru menyatakan, pihaknya terus berupaya ‘mengempur’ segala bentuk kemaksiatan, dan mengentaskan kemiskinan yang selama ini membelenggu masyarakat di daerah seribu bukit tersebut.

“Ada tiga program pokok yang harus kita ‘Gempur’. Pertama kemaksiatan untuk menaikkan nilai keagamaan. Kemudian kita ‘gempur’ kebodohan dengan cara meninggkatkan mutu pendidikan, kemudian kta ‘gempur’ kemiskinan, kita naikkan taraf hidup masyarakat perkapita,” kata Amru.

Advertisement

Advertisement

Muhammad Amru, menyampaikan pernyataan tersebut pada saat membuka rapat koordinasi bersama Tim Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Gayo Lues yang bertempat di Aula kantor Bappeda, di Blangkejeren, Jum’at (19/10/2018).

Dalam acara tersebut, hadir Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pusat, wakil bupati Gayo Lues H. Said Sani, anggota DPRK dari komisi B,  Syamsul Alam, asisten II Muhammad Noh,S.Pd, Ketua MPD  H.Ramli S, dan sejumlah kepala SKPK, Camat, BUMD dan undangan lainnya.

“Ketiga hal itu selama ini selalu membelenggu masyarakat kita.  Maka oleh karena itu, program entaskan kemiskinan, tingkatkan mutu pendidikan ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah,” tuturnya.

Bupati Amru juga menuturkan bahwa sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Gayo Lues saat ini tercatat sebagai salah satu daerah termiskin di Indonesia.

Sementara Kecamatan Putri Betung tercatat paling miskin di Kabupaten Gayo Lues.

“Alahamdulillah, saat ini ada sekitar 7 ribu orang warga Gayo Lues sedang menimba ilmu diluar kabupaten dan bahkan diluar provinsi Aceh. Kita harapkan nantinya mereka bisa merubah kehidupan masyarakat kita kearah yang lebih baik lagi,” tuturnya * (Hamsani)

 

 

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya