Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Upah Ini Lebih Tinggi Dibanding Ongkos Panen Sawit

Blangpidie,Harianaceh.co.id – Upah buruh angkut gabah yang baru dipanen oleh para petani diareal persawahan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan ongkos memanen tandan buah segar kelapa sawit.

“Upah yang kami terima dari hasil mengangkut padi yang baru dipanen oleh petani diareal sawah rata-rata Rp. 300 ribu/hari,” kata salah seorang pekerja, warga Desa Ie Lhob, Kecamatan Tangan-Tangan, Hasannusi, kepada wartawan Jumat (19/10)

Hasan mengaku setiap hari dirinya bersama teman-temannya yang lain mampu mengangkut gabah dengan cara memikul dari lahan sawah menuju jalan produksi rata-rata sebanyak 30 karung/hari dengan jumlah upah yang diberikan sebesar Rp. 10 ribu/karung isi 50 kg.

“Tergantung jaraknya juga, kalau 200 meter ke bawah ongkosnya Rp. 5 ribu/karung. Kalau jauh lagi upahnya Rp. 10 ribu/karung. Jadi, wajar diberi upah mahal, selain jauh, gabah juga berat, karena baru siap dipanen dengan mesin combine,”ujarnya

Hasan mengaku tidak peduli jarak dan beratnya gabah yang dipikul dengan cara mengandalkan tenaga tersebut, sebab, upah yang diperoleh dalam pekerjaan itu jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan ongkos memanen kelapa sawit dilahan perkebunan.

“Kalau upah panen kelapa sawit rata-rata Rp. 150/kg. Jadi, setiap pekerja dalam satu hari mampu memanen sekaligus mengangkut TBS ke jalan produksi 1 ton/orang. Bila kita kalikan, maka ongkos yang diperoleh rata-rata Rp. 150/hari/orang,”katanya

Ketua Tuha Peut (LKMD) Desa Ie Lhob, M. Yusuf mengatakan, sejak beberapa hari terakhir cukup banyak warga daerah lain datang ke desanya khusus untuk bekerja mengangkut gabah petani yang baru dipanenkan di areal persawahan.

“Musim panen raya padi kali ini bertepatan pada musim penghujan. Jadi, gabah yang baru dipanenkan dengan combine langsung disuruh angkut ke badan jalan. Petani tidak peduli upahnya mahal, yang penting bagi mereka hasil panenya tidak terendam air di sawah,”kata Yusuf.

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya