Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Pemilihan Rektor IAIN Langsa, Agenda Rutin Tidak Perlu Dipolemikkan

Langsa – Pemilihan Rektor IAIN Langsa yang digelar tahun ini, dan proses pendaftaran sudah berlangsung. Pemilihan Rektor merupakan agenda rutin perguruan tinggi setiap 4 tahun. Agenda ini, biasa saja dan tidak ada yang istimewa, apalagi ada konspirasi.

“Saya kira tidak ada konspirasi, sehingga tidak perlu dipolemikkan, berspekulasi. Sejauh ini, stuasi tahapan pemilihan sangat kondusif, damai dan penuh kebersamaan.”

Advertisement

Advertisement

Menjadi Rektor, bermakna menjadi pimpinan sebuah Perguruan Tinggi, baik Negeri maupun Swasta. Pemilihan atau transisi kepemimpinan dikampus tidak sama dengan transisi kekuasaan dalam dunia politik.

Oleh karena itu, semua pihak harus memahami bahwa ini bukan proses politik atau agenda politik, sehingga bersitegang. Apalagi muncul spekulasi dan pandangan yang tidak produktif.

Proses pemilihan Rektor harus dipahami agenda rutin, bukan agenda politik. Meskipun begitu, ada sejumlah tanggung jawab pada jabatan Rektor. Tanggung jawab itu adalah untuk memajukan dunia akademik agar IAIN Langsa bergerak sesuai visi misi dan cita – cita masyarakat Aceh, khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Mengingat tanggung jawab yang diemban seorang Rektor, maka tidak perlu diperebutkan dan berpolemik serta ambisius yang tinggi. Menjadi Rektor sama halnya menjadi petugas akademik dan bertanggung jawab untuk menjalankan tri darma perguruan tinggi. Tidak ada yang istimewa, biasa saja. Karena, kekuasan Rektor berbeda dengan kekuasaan politik.

Sejauh ini, dalam amatan saya bahwa proses pendaftaran berjalan normal dan prosedural. Bahkan, uniknya, situasi dikampus biasa- biasa saja, seperti tidak ada pemilihan Rektor. Hal ini bermakna, pemilihan Rektor bukan agenda politik dan bukan pesta demokrasi.

Untuk itu, biarkan Senat Perguruan tinggi IAIN Langsa bekerja secara profesional, mempertimbangkan dan mengevaluasi kelayakan calon Rektor, yang akan diusulkan ke Jakarta. Sebab, Senat memiliki kewenangan untuk memverifikasi semua calon yang mendaftar.

“Saya kira biarkan senat bekerja dan menentukannya. Lagi pula, anggota Senat adalah para intelektual dan memiliki integritas yang tinggi. Tentu, mereka lebih mengetahui mengenai aturan dan kewenangan yang melekat padanya.”

Mengenai kewenangan Senat diatur dalam PMA Nomor: 14 tahun 2017, tentang statuta IAIN Langsa, pasal 35 mengatur Senat, dan pasal 36 mengenai tugas Senat, diantara tugas Senat, yakni: memberikan pertimbangan calon Rektor. Dalam hal ini bermakna bahwa senat mempunyai kewenangan untuk menilai kelayakan calon – calon Rektor.[]

Tulisan ini murni pandangan Dr. Amiruddin Yahya Azzawy, MA. 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya