Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

14 Rekomendasi Raker Ke-III Dayah Subulussalam

Subulussalam – Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Subulussalam melaksanakan Rakor (rapat koordinasi) dengan para pimpinan pesantren /Dayah di Pesantren Al Mansuriyah Desa Lae Bersih Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam pada tanggal 1 November 2018 selama 1 hari penuh, putuskan 14 hasil Rekomendasi.

Acara tersebut di hadiri oleh Wakil Walikota Subulussalam Drs Salmaz M AP, Ketua Komisi D DPRK Haris Muda Bancin, Kabid Pendidikan Dayah dan Kasi Pendis Kemenag dan Ketua Forum Komunikasi Pimpinan Dayah (FKPD) Kota Subulussalam Us HMansur S PdI serta 17 orang Pimpinan Pesantren /Dayah se Kota Subulussalam.

Jaminuddin B, Ketua MPD Kota Subulussalam Jum’at (2/11) kepada wartawan di Singkil mengatakan pesantren saat ini sangat membutuhkan perhatian pemerintah daerah, seperti mendukung adanya guru-guru.

“Maka perlu support dari pemerintah untuk guru, juga untuk Puskestren (pusat kesehatan pesantren),” ujarnya.

Sedangkan Drs Salmaz Wakil Walikota Subulussalam, menyampaikan bahwa apa yang diusulkan oleh ketua MPD menurutnya merupakan usulan yang mulia dan ini wajib di dukung oleh semua pihak, bukan saja pimpinan pesantren tapi juga seluruh rakyat Kota Subulussalam.

Menurutnya, bila perlu akan memperjuangkan para lulusan pesantren terbaik akan kita dicarikan program Beasiswa untuk S1 dan jika sudah selesai kembali mengabdikan diri di pesantren dimana awal dia di tempah.

Salmaza juga menyampaikan seiring banyaknya bantuan pemerintah kepada pesantren dengan itu pesantren diharapkan harus berlomba-lomba mengejar kualitas baik terhadap Imtek maupun Imtaq santri dan santriwatinya sehingga masyarakat berduyun-duyun memasukkan anaknya ke pesantren.

Dalam Rakor tersebut disepakati bersama sebagai berikut :
1. Pengadaan guru kontrak bagi pesantren.
2. Program Beasiswa bagi alumni pesantren yang terbaik untuk S1.
3. Program Magang bagi pimpinan pesantren secara bergilir.
4. Melaksanakan lomba bersih dan manajemen terbaik pesantren.
5. Program gebyar pekan hari santri.
6. Penempatan tim medis yang menetap 24 jam di pesantren.
7. Penyemprotan asap nyamuk ke pesantren.
8. Pelatihan Life Skill bagi santri.
9. Pembangunan asrama santri dan santriwati serta MCK.
10. Pembinaan secara kontinyu dari Kemenag.
11. Rakor pada setiap tahun oleh MPD.
12. Memfasilitasi pembentukan komite pesantren oleh MPD.
13. Memfasilitasi pembuatan SOP pesantren oleh MPD.
14. Serta menyalurkan bantuan fisabilillah bagi santri miskin dari Baitul Mal Kota Subulussalam.

Rekomendasi ini nantinya akan diserahkan kepada Walikota dan Wakil Walikota serta DPRK Subulussalam untuk bisa dipertimbangkan memasukkan program tersebut kepada Dinas yang membidangi pada anggaran tahun 2019.

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya