Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Menang Tipis Zakaria Ketua MAA Singkil Terpilih Periode 2019-2023

Singkil – Musyawarah daerah (Musda) pemilihan Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Singkil secara demokratis Selasa (6/11) sore di aula Bappeda setempat, menetapkan Zakaria sebagai pimpinan Lembaga adat tertinggi Kabupaten.

Pimpinan Musda sidang forum Fajri Yunus mengatakan, Zakaria menang selisih Tiga suara dari rivalnya Ustad Roesman Hasmy selaku Petahana.

“Hasil perolehan perhitungan suara dari 53 jumlah pemilih, Zakaria meraih 28 suara, sedangkan Ustadz Roesman Hasmy meraih 25 suara,” ujarnya.

Pemilihan dilakukan secara langsung bebas rahasia itu, di tulis pada secarik kertas berwarna merah jambu yang dilakukan oleh para anggota dan pengawai kantor Sekertariat MAA, Mukim tingkat Kabupaten, Panglima Laoet, dan para Mukim di tingkat Kecamatan se Kabupaten Aceh Singkil.

Zakaria salah satu mukim di pedesaan Kecamatan Gunung Meriah berhasil meraih kedudukan sebagai Ketua MAA Kabupaten Aceh Singkil periode 2019 – 2023.

Amanat Bupati Aceh Singkil

Sebelumnya Bupati Aceh Singkil Dulmusrid yang membuka acara Musda itu di Hotel Island Pulo sarok Senin(5/11) malam ba’da Isya dalam sambutannya memyampaikan kepada MAA Kabupaten Aceh Singkil untuk dapat berperan aktif mencermati serta memberi solusi terhadap berbagai fenomena yang saat ini berkembang ditengah – tengah masyarakat Aceh Singkil.

Berbagai fenomena saat ini menjadi persoalan serius yang perlu segera diambil tindakan, misalnya saja peredaran Narkoba yang kini menggerogoti desa – desa yang ada di daerah kita. “Disinilah fungsi – fungsi adat perlu untuk lebih ditingkatkan dalam rangka menangkal berbagai fenomena yang mengancam generasi Aceh Singkil,” ujarnya.

Dulmusrid himbau memakmurkan balai – balai Pengajian, Mushalla, Masjid – masjid sehingga generasi Aceh Singkil memahami akan Kekayaan Adat – Istiadat Singkil yang islami, walaupun kura menyadari bahwa untuk mewujudkan generasi yang beradat Islami tersebut, butuh keterlibatan semua sihak, terutama keteladanan tokoh – tokoh Adat.

Kedepannya bagaimana selanjutnya mendesain balai – balai pengajian, mushalla – mushalla, gedung – gedung pertemuan pemuda, menjadi tempat yang menyenangkan, ramah dan nyaman untuk berkumpul, sehingga mudah kita mendidik generasi muda dalam rangka mencapai perbaikan moral generasi Aceh Singkil masa depan.

“Para peserta Musyawarah Daerah(MUSDA) Majelis Adat Aceh yang terhormat Lembaga – lembaga adat yang ada, seperti Mukim, Ketua , dan Pengurus Majelis Adat Aceh Kecamatan, Ninik mamak , tuha peut atau apapun namanya mestilah di dorong untuk Memainkan Peran untuk Menyelesaikan Potensi – potensi konflik secara bermartabat di tengah – tengah Masyarakat,” kata Dul.

Lebih lanjut, orang nomor Satu di tanah Syeikh Abdurrauf Al – Singkili menyatakan masalah Adat sama dengan berbicara ruh semangat persatuan Aceh Singkil ditengah keberagaman kita, dengan berfungsinya Lembaga Adat ini, tentu memperkokoh persatuan di tengah masyarakat, Apalagi jika dikaitkan saat dimana kita tengah menghadapi tahapan pemilihan Presiden, Pemilihan DPR , DPRA , dan DPRK , tentu kita sama berharap, pandangan politik serta pilihan yang berbeda.

“Janganlah sampai meruntuhkan semangat kebersamaan, Persaudaraan yang sudah tejalin dengan baik selama ini. Saya yakin dan percaya MAA dapat memainkan peranannya dalam rangka menjaga kedamaian dan suasana kondusif, agar tetap terus terpelihara di Bumi Syeikh Abdurra’uf As – Singkili,” tuturnya.

Selama ini pun saya menilai keberadaan kembaga – lembaga Adat telah mampu membantu tugas – tugas Pemerintah, terutama aparat penegak hukum, dengan adanya peradilan adat Desa.

“Selanjutnya saya meminta MUSDA ini dapat berjalan dengan lancar, beradab, bermartabat, dan menghasilkan kepengurusan dan program kerja yang sesuai dengan tuntutan dari sebuah Organisasi yang menggeluti bidang Adat – istiadat,” tukasnya.[]

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya