Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Kementan Gelontorkan Modernisasi Pertanian Untuk Abdya

Blangpidie – Kementerian Pertanian menggelontorkan berbagai jenis modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk memudahkan petani Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh dalam mensukseskan program tanam padi serentak musim tanam (MT) rendengan 2018-2019, kata pejabat setempat

Kepala Bidang Perbenihan dan Pembibitan pada Dinas Pertanian Abdya, Hendri Yadi di Blangpidie, belum lama ini, mengatakan, alsintan bantuan diberikan tersebut berupa 50 unit hand traktor (traktor tangan) dan 6 unit traktor besar 4wd untuk bajak sawah petani.

Kemudian tambah dia, Kementan juga memberikan bantuan 15 unit mesin pemotong padi modern jenis (combine harvester) dan 20 unit mesin pompa air ke lahan sawah saat musim kemarau melanda kabupaten Abdya.

“Sudah sampai 6 unit traktor 4wd, 40 unit traktor tangan, 20 unit mesin pompa air dan 3 unit mesin potong padi modern itu sudah kita terima. Sisanya masih diperjalanan menuju Abdya,” ungkapnya

Selain alsintan, sambung dia, pemkab Abdya juga dapat bantuan benih padi unggul dari Kementan sebanyak 250 ton. Semua jenis bantuan itu sumbernya dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018.

“Semua bantuan APBN itu kita peroleh, berkat kerja keras bupati/wakil bupati Abdya melobi ke Pemerintah pusat demi untuk para petani melaksanakan tanam padi rendengan,” jelasnya

Ia juga menjelaskan, jadwal tanam padi rendengan di Abdya sudah ditentukan melalui musyawarah Keujruen Blang (lembaga adat sawah) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Blangpidie Kamis (8/11) lalu.

“Minggu kedua bulan ini petani sudah mulai pengolahan tanah. Desember 2018 sudah mulai semai benih padi. Kita harapkan akhir Januari 2019 semua sawah di Abdya sudah selesai tanam,” katanya.

Ia menjanjikan, benih padi unggul bantuan pemerintah pusat itu nantinya dibagikan ke seluruh petani secara gratis untuk ditanam pada lahan sawah seluas 9.809 hektar disembilan kecamatan

Selain untuk mensukseskan swasembada pangan nasional, bantuan alsintan bersama benih padi unggul sengaja diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam mensejahterakan petani dipedesaan.

“Total luas sawah di Abdya sekitar 10.289 hektar. Benih padi dibantu Kementan lebih kurang 250 ton cukup untuk lahan sawah seluas 9.809 hektar. Sisanya nanti kita ambil dari penangkaran,” katanya.

Ia menyebutkan pada musim tanam padi gadu 2018 petani Abdya ada mengembangkan 360 Ha penangkaran benih padi unggul terdiri varietas M-400 seluas 200 Ha, Inpari 140 Ha dan varietas IPB-3S seluas 20 Ha.

“Jadi, untuk lahan sawah penangkaran itu nantinya tidak lagi kita berikan benih bantuan. Karena mereka sudah punya benih tersendiri ditanam MT gadu 2018 ini,” ujarnya

Terpisah, kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian Abdya, Darwis mengatakan tanaman padi petani yang ditanam MT gadu 2018 sudah sekitar 70 persen siap dipanenkan.

“Dari jumlah luas sawah 10.289 Ha, sekitar 70 persen tanaman padi MT gadu sudah siap dipanenkan. Sisanya masih proses panen,” tuturnya

Ia menjelaskan, sekitar 30 persen tanaman padi milik petani sedang proses panen itu berada dilahan sawah Kecamatan Babahrot, Kecamatan Lembah Sabil dan di Kecamatan Manggeng.

“Insyaallah, akhir bulan ini semuanya tuntas dipanenkan, dan langsung kita turunkan tracktor 4wd untuk bajak kembali mengikuti MT rendengan sebagaimana jadwal disepakati,” ucapnya.[]

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya