Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Atlet Panjat Tebing Aceh Barat Raih Juara Ditengah Ketiadaan Fasilitas

JANTHO- Ade Adrian berhasil mengalahkan rivalnya dari Aceh Timur, dalam cabor panjat tebing PORA ke XIII di jantho spor senter, ade mampu menyumbangkan emas untuk katagori cabang speed perseorangan putra dengan kecepatan waktu 7.264 detik mengalahkan lawanya dari Aceh timur dengan kecepatan 7.545 detik.

Ketua Harian Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Aceh Barat, Zulkarnaini selasa (20/11/18) kepada wartawan mengatakan, atlet panjat tebing Aceh Barat terkendala dalam melaksanakan latihan, karena minimnya fasilitas latihan memanjat, di Aceh Barat bahkan tidak ada fasilitas memanjat tebing jenis speed dan calsik. katanya.

Meskipun pihaknya telah mengajukan permohonan kepada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga setempat, namun hingga kini belum ada tanggapan. tetapi Alhamdulillah, meskipun minimnya fasilitas. Aceh Barat berhasil keluar menjadi juara pertama dalam Cabor panjat tebing PORA Aceh di Jantho tahun 2018, ujarnya.

Pada PORA tahun lalu di Aceh Timur, tambah Zulkarnaini, Aceh Barat. mampu membawa pulang 7 medali dalam cabor Panjat Tebing. 2 emas, 3 perak dan 2 perunggu, sementara tahun ini kita penyumbang emas pertama dalam Cabang olah raga ini, sebutnya.

Sementara itu Pelatih panjat tebing Aceh Barat, M Fajrin, menyebutkan. masih ada sekitar 17 Katagori nomor panjat tebing yang tersisa, kita berharap Aceh Barat mampu keluar jadi juara umum dalam cabor ini, karena ada 8 atlet panjat tebing dari Aceh Barat yang ikut berkompetisi.

Dikatakan Fajrin, untuk sementara atlet panjat tebing putri bernama Debby Liqa Filzha harus puas di urutan ke 4 dengan kecepatan 17.098 kalah dari atlet Aceh Timur.

Fajrin mengaku bangga terhadap putra putri Aceh Barat yang telah berjuang untuk meraih juara, ia berharap perhatian dari Pemerintah Aceh Barat untuk segera membagun fasilitas sarana dinding panjat tebing di Meulaboh, agar pembinaan regenerasi atlit terus terasah menuju PORA di Sigli 2022 mendatang.

“kita tetap optimis ditengan ketiadaan fasilitas latihan, traning center saja kami lakukan di Banda Aceh dan Jambi, di Meulaboh ada dua atlit terpaksa melakukan latihan panjat tebing di dinding Toko, begitu perihnya perjuangan kita demi Aceh Barat, walaupun tidak didukung sarana latihan yang baik.  Alhamdulillah kita bisa raih juara, apalagi jika dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, pasti putra putri Aceh Barat tersohor di level Nasional” katanya.[]

 

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya