Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Seorang Nelayan di Aceh Utara Meninggal Saat Melaut

Lhoksukon- Teungku M. Kasem (55), seorang nelayan tradisional asal Gampong Bantayan, Seunuddon, Aceh Utara, meninggal dunia secara mendadak saat dia akan pergi mencari udang di laut perairan setempat.

Keuchik Bantayan, Fazal Umri mengatakan, korban yang juga imam di gampong setempat diketahui meninggal dunia saat berada di dalam boat pada Selasa (11/12), sekitar pukul 07.40 WIB.

“Informasi yang kita terima, korban meninggal dunia secara tiba-tiba. Kami menduga, beliau meninggal karena sesuatu penyakit yang diderita, tetapi saya tidak tahu korban sakit apa, ” sebut Fazal.

Fazal menjelaskan, kejadian berawal saat korban bersama temannya, Hamdani (49), nelayan Meurubo Puntong, kecamatan setempat, pergi melaut dengan satu unit boat. Saat dalam perjalanan, boat yang dikemudikan korban kehilangan kendali.

Hamdani yang duduk di bagian depan boat merasa curiga sehingga dia melihat ke arah korban. Saksi terkejut mengetahui korban terjatuh tertelungkup di atas alat kemudi dengan posisi boat mengarah ke daratan. Saksi langsung menghampiri korban dan mematikan mesin boat.

Hamdani kemudian mengambari boat nelayan lain yang ada di belakang mereka dengan cara melambaikan kain, yang secara kebetulan boat itu akan melaut di lokasi yang sama.  Mengetahui kejadian ini, korban bersama boatnya langsung ditarik ke darat.

Menurut Fazal, para saksi meyakini korban mengembuskan napas terakhir saat masih berada di dalam boat atau saat dia pertama kali ditemukan tertelungkup.

Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan prosesi pemakaman. Warga Bantayan merasakan duka yang sangat mendalam atas meninggalnya M. Kasem, imam di gampong setempat.

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya