Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Harimau Kembali Muncul, Warga Kluet Timur Tak Berani ke Kebun

Tapaktuan. Harimau jinak yang jumlahnya diperkirakan empat ekor (dua pasang) dilaporkan kembali muncul diwilayah pegunungan dekat pemukiman penduduk Kecamatan Kluet Timur sejak dua hari terakhir.

Kemunculan kembali hewan dilindungi tersebut telah mengakibatkan masyarakat setempat resah. Bahkan para petani tidak berani lagi pergi ke kebunnya.

“Benar, harimau yang jumlahnya sekitar empat ekor kembali terlihat sama warga sejak dua hari lalu. Meskipun sejauh ini masih jinak, tapi tetap saja meresahkan masyarakat,” kata Camat Kluet Timur, Moeriadi saat dimintai konfirmasi di Tapaktuan, Jumat (28/12/2018).

Ia mengungkapkan, keberadaan dua pasang harimau misterius tersebut sebelumnya telah pernah menggegerkan masyarakat setempat yakni akhir bulan November 2018 lalu.

Namun setelah beberapa pekan kemudian, keberadaan harimau dimaksud berhasil dihalau kembali ke dalam hutan belantara setelah pihak Muspika Kluet Timur bersama Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mendatangkan secara khusus pawang harimau dari Kabupaten Aceh Barat.

“Tapi anehnya, setelah aman beberapa pekan hingga masyarakat nyaman mencari rezeki ke gunung, kini sudah muncul lagi. Memang harimau ini sejauh ini masih jinak, belum ada laporan jatuh korban jiwa manusia termasuk belum ada dimangsa ternak warga,” ujarnya.

Ia mengaku, perihal kemunculan kembali harimau dimaksud telah dilaporkan kepada pihak BKSDA Aceh Selatan di Tapaktuan. Diharapkan, persoalan itu segera dicari solusi konkrit sehingga tidak sampai mengganggu roda perekonomian masyarakat setempat dalam jangka waktu lama.

“Sebenarnya, sebagian warga yang aktivitas perekonomiannya terganggu telah mulai merasa kesal dan marah. Kami khawatir jika persoalan ini tidak segera dicari solusi, akan terjadi hal-hal yang tak diinginkan dikemudian hari nanti,” pungkasnya.

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya