Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Puluhan Jurnalis di Lhokseumawe-Aceh Utara Dapat Edukasi Migas

Lhokseumawe- Puluhan wartawan di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara mengikuti Workshop Edukasi Migas untuk Jurnalis yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Lhokseumawe, Sabtu (29/12).

Kegiatan itu disponsori Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PHE NSB- PHE NSO, berlangsung satu hari di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe. Acara ini mengahadirkan dua pemateri. Dibuka Kepala BPMA yang diwakilkan Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal, Radhi Darmansyah.

Radhi Darmansyah dalam sambutannya mengatakan, untuk melahirkan inovasi baru bagi Aceh dan umumnya Indonesia, pihaknya berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, salah satunya jurnalis.

“Apapun perusahaan perminyakan yang beroperasi tetap di bawah BPMA. Di darat hingga 12 Mil ke laut merupakan wilayah pengelolaan BPMA. Ke depannya, kita berharap BPMA ini melahirkan inovasi baru bagi Aceh, umumnya Indonesia dan ini perlu dukungan dari teman-teman jurnalis,” sebut Radhi.

Selain itu, Radhi juga mengatakan, bahwa keberadaan PHE itu memiliki potensi yang sangat besar. Tetapi, sambung dia, saat ini PHE sedang masa memperpanjang kontrak dari pemerintah.

“Kita juga belum tahu bagaimana peraturan pemerintah ke depan. Peraturan pemerintah bisa berubah-ubah. Kalau PHE NSB dan NSO beroperasi dengan baik, bisa jadi PT. Arun lebih lancar lagi ke depan. Lhokseumawe dan Aceh Utara berpotensi akan seperti sebelumnya,” imbuhnya pula.

Sementara Ketua AJI Lhokseumawe, Agustiar Ismail dalam kata sambutannya di acara itu berharap, dengan diselanggarakan workshop ini setidaknya dapat menambah wawasan peserta tentang minyak dan gas (Migas).

Dikatakan, pemateri yang dihadirkan masing-masing Kepala Penganggaran dan Perencanaan BPMA, Afrul Wahyuni dan Fira Isrofillah dari AJI Jakarta.

“Sementara pesertanya tak hanya diikuti jurnalis perwakilan media dan organisasi yang ada di Lhokseumawe maupun Aceh Utara. Kegiatan ini juga diikuti wartawan perwakilan media dari Banda Aceh,” tutur Agustiar.

Edukasi ini juga membuka diskusi bebas dan sesi tanya jawab dengan para jurnalis yang meliputi organisasi AJI, PWI dan PWA. Diskusi itu juga memberikan gambaran tentang bagaimana keberadaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang ada di Aceh di bawah BPMA.

Selain peserta dari kalangan jurnalis dan dari BPMA, acara itu juga dihadiri di antaranya OPO Field Manager PHE NSB- PHE NSO, Dirasani Thaib dan stafnya.[]

 

 

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya