Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Harga Elpiji Subsidi Melambung, Puluhan IRT Aceh Timur Protes

Aceh Timur – Puluhan ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Aceh Timur mengelar aksi demo terkait tingginya harga gas elpiji di daerah setempat. Aksi protes bertuliskan ” Pak Bupati dan Pak Kapolres Aceh Timur tolong stabilkan harga dan stock gas elpiji menyengsarakan rakyat” tersebut berlangsung dihalaman pusat Pemerintahan Aceh Timur, (7/1/2019)

Salah satu peserta aksi ibu Siti (35) warga Desa Tanoh Anoe, ikut tergabung dalam Koalisi Rakyat Bergerak (KIBAR) kepada HARIANACEH.Co.Id di ruang kerja Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Aceh Timur memintak kepada pihak pemerintah dan kepolisian terhadap tidak stabilnya harga elpiji di Aceh Timur

“Tingginya harga pemasaran elpiji bersubsidi mencapai 35 ribu per tabung melon dan diharapkan harga di pangkalan untuk ditertibkan administrasi penyaluran elpiji di desa-desa,” kata bu Siti

Koordinator aksi yang diberinama Koalisi Rakyat Bergerak (KIRAB) Nazarudin saat dimintakan keterangan terkait aksi demo kepada HARIANACEH,Co.ID mengatakan, harga elpiji yang ditetapkan pemerintah berbeda dengan harga dipangkalan agen elpiji yang terjadi dilapangangan

“Tetapi kenyataanya harga yang beredar di pangkalan di jual kepada masyarakat cukup bervariasi hingga 35 ribu per tabung,” Ujar Nazaruddin Koordinator KIBAR

Pemerintah dan pihak kepolisian harus bersikap tegas dan menertipkan harga elpiji dan sulitnya menemukan elpiji ukuran 3 kilogram sekarang ini di Aceh Timur.

“Memintakan kepada pihak kepolisian untuk segera menertipkan oknum agen – agen elpiji terhadap harga dan kelangkaan,” kata Nazaruddin

Lanjutnya lagi, ini negara hukum agar hukum tidak tajam kebawah saja tetapi di tetapi hukum juga tajam keatas, seraya mengigatkan bahwa kita semua sama dihadapan hukum karena kita NKRI, ” tegas Nazarudin, seraya meminta pihak Kepolisian dan Pemkab untuk berkerja dan memberantas oknum agen elpiji jahat.

Padahal Pemerintah Aceh Timur melalui Kadis Perindag dan UKM Iskandar menyampakan kepada pihak pangkalan agar tidak menaikan harga dan Sesuai dengan aturan Keputusan Bupati Aceh Timur Nomor : 500 672 / 8/ 2018 bahwa harga elpiji sebesar RP. 18 ribu dan untuk wasan terpencil dengan harga 25 Ribu Per Buah kepada masyarakat

“Salah satu isinya bahwa agen pangkalan hanya bisa menaikkan harga per 2 ribu dengan jarak 0 sampai dengan 15 klmeter,” ujar Iskandar

“Kita akan melakukan pengecekan di pangkalan agen penyaluran elpiji kepada masyarakat dan harga eceran yang dijual kepada masyarakat,” kata Kadis Perindag dan UKM

Pantaun Harianaceh.co.id aksi demo yang dilakukan didepan Kantor Dinas Perindag dan UKM serta tampak pengawalan pihak kepolisian Aceh Timur dan berjalan dengan tertib dan aman(*)

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya