Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Rekanan DOKA 2018 Rp2,5 Milyar di Gayo Lues Bantah 1 Proyek Buangan Milik PT. Oace Delta Combina

Blangkejeren – Pembangunan Proyek Rehabilitasi Bendungan Atukasae Sub. D.l. Waih Tilis, Atu Kasar, Gayo Lues yang bersumber dari dana otonomi khusus Aceh (DOKA) 2018 senilai Rp.2.544.502.000, selain belum kelar juga diduga kekurangan volume sehingga PT. Oace Delta Combina, Perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut, memecah kegiatan menjadi 3, yakni pembangunan paret di Desa Jerango yang berdekatan dengan Jalan Provinsi, pembangungan paret di belakang Rumah warga di Desa Kuta panjang, dan terakhir proyek penahan tebing di Desa Buah Seri.

Pantauan media ini di lokasi pembangunan paret Desa Jerango pekerjaannya juga belum kelar.

Salah seorang pengawas proyek, Nanda,  ketika dijumpai, Sabtu 5 Januari 2019 di Bendung Atu Kasar Waih Tilis, Gayo Lues, mengatakan pekerjaan buangan sudah selesai semua.

“Namun kekuranga satu volume dari tiga sudah dipindahkan,” ujar Nanda tanpa menjelaskan pemindahan dimaksud.

Nanda juga membantah apabila proyek penahan tebing di Desa Buah Seri bukan bagian dari proyek yang mereka kerjakan.

Berbeda dengan penjelasan Pimpinan proyek Oace Delta Combina, Hery yang dihubungi terpisah. Pimpro mengakui ada tiga titik buangan yang mereka bangun untuk mencukupi kekurangan volume, yakni untuk pembangunan paret di Desa Jerango dekat dengan Jalan Provinsi, pembangungan paret lagi lokasi didekat belakang Rumah warga desa Kuta panjang, dan dibuang untuk penahan tebing di Desa Buah Seri

Kepala Desa Buah Seri Ali Mukhtar ketika ditemui juga menyebutkan penahan tebing di Desanya adalah buangan proyek Rehabilitasi Irigasi Atukasae Sub. D.l. Waih Tilis, Atu Kasar. | Hamsani

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya