Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

GANAS Nilai APBA 2019 Sarat Kepentingan Politik Praktis Elit

Tapaktuan – Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) telah disetujui dan disahkan oleh DPRA, pada Kamis 17 Desember 2018 tepat pukul 23.59 – 00.00 WIB. APBA 2019 sebesar Rp 17 triliun yang disetujui oleh DPRA itu yakni berupa pendapatan Aceh Rp15,435 triliun dan belanja Aceh Rp17,016 triliun atau defisit sebesar Rp 1,580 triliun.
Menanggapi pengesahan APBA 2019 tersebut, Yazir Akramullah, Sekjen GANAS (Generasi Muda Nasional Aceh) sayap pemuda Partai Nanggroe Aceh (PNA) , menilai pengesahan APBA kali ini sarat kepentingan politik praktis dan melenceng dari visi Aceh Hebat.
“APBA 2019 terkesan sengaja di setting untuk kepentingan politik praktis elit politik tertentu jelang Pemilu. Padahal tidak mencerminkan 15 program strategis PNA, ” kata Yazir Akramullah, melalui siaran pers yang dikirim kepada wartawan di Tapaktuan,  Selasa (8/1/2019).
Sekjen GANAS yang juga celeg DPR-RI Aceh I dari PSI itu mengungkapkan, kekhawatirannya terhadap postur APBA 2019 yang kali ini tepat waktu disahkan tersebut karena sangat merugikan PNA selaku partai lokal yang mengusung Gubernur Aceh 2017-2022, Irwandi Yusuf.

“Rakyat Aceh berharap bahwa apa yang dikampanyekan PNA saat memenangkan Gubernur Irwandi Yusuf bisa terealisasi dalam APBA. Tapi nyatanya 15 program Aceh Hebat seperti yang didengungkan dulu seperti menguap entah kemana, APBA 2019 terkesan menguntungkan elit. Ini jelas beban bagi PNA, rakyat Aceh memilih Irwandi Yusuf bukan karena faktor popularitas orangnya semata, tapi karena merindukan program Aceh Hebat, ” pungkasnya.[]

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya