Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Kumho Tyre Pasok Ban untuk Mercedes G-Class

Kumho merupakan pemasok ban produsen mobil global.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kumho Tyre yang merupakan unit Korea Selatan dari produsen ban asal Cina Qingdao Doublestar, Kamis (10/1), mengatakan telah memasok ban untuk kendaraan SUV (sport utility vehicle) all-new Mercedes Benz G-Class. Kumho Tire telah mengirimkan ban Solus KL21 berkinerja tinggi untuk SUV G-Klasse baru dalam bentuk ban original equipment (OE) sejak Mei 2018, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Yonhap.

“Perusahaan telah memasok ban OE ke versi G-Klasse sebelumnya, dan terus menyediakan ban untuk model G-Klasse yang ke semuanya baru,” kata juru bicara perusahaan.

Memasok ban OE ke produsen mobil sebenarnya tidak menghasilkan banyak pendapatan bagi produsen ban. Namun langkah untuk mengamankan perusahaan besar dapat membantu meningkatkan citra merek dan dapat mendongkrak harga produk di masa mendatang.

Kumho Tire saat ini memasok ban ke produsen mobil global, seperti BMW, Mercedes-Benz, Volkswagen, Skoda dan Fiat Chrysler Automobiles.

Mereka mengoperasikan enam pabrik, tiga di antaranya berada luar negeri, yakni di Georgia Amerika Serikat, Vietnam dan Cina. Sementara tiga lainnya berlokasi di dalam negeri, yakni di Gwangju, Gokseong dan Pyeongtaek.

Pada 2017, enam pabrik memiliki kapasitas produksi keseluruhan yaitu 54,64 juta ban, namun produk yang dihasilkan sebanyak 48,29 juta ban.

Tahun lalu, Qingdao Doublestar mengakuisisi Kumho Tire dengan menginvestasikan 646,3 miliar won (578 juta dolar AS) untuk mengambil 45 persen saham produsen ban terbesar kedua di negara itu setelah Hankook Tire Co. Pada periode Januari-September, kerugian bersih Kumho Tyre semakin dalam menjadi 159,21 miliar won, dari 59,91 miliar won setahun sebelumnya.

Sumber: Republika

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya