Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Garbi Gelar Ngopi Kebangsaan bersama PKS di Langsa

Langsa – Gerakan Baru Indonesia (GARBI) Kota Langsa mengelar diskusi publik Grand Desain & Road Map Indonesia menuju 5 Besar di cafe Pondok Kupi, Langsa, Sabtu, 12 Januari 2019

Diskusi yang dihadiri berbagai komunitas di Langsa, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur dikemas dalam kegiatan “Ngopi Kebangsaan 2019, dengan narasumber Ketua GARBI Sumut yang juga Wakil Walikota Binjai Timbes Tarigan.

Ketua Umum Gerakan Perobahan (GARBI) Langsa Tgk. Mulyadi Yusuf pada acara itu menyampaikan apabila diskusi publik untuk akses Informasi kepada masyarakat menyongsong Indonesia 5 besar dunia,

“Menciptakan restorasi baru untuk dapat mengakses informasi dan mengupdet hal bersifat strategis dan penting untuk didiskusikan di ruang terbuka,” kata Tgk.Mulyadi Yusuf

Sementara pemateri Ketua Garbi Sumut Timbas Tarigan yang mengambil topikn “Indonesia Menuju 5 Besar Kekuatan Dunia” menyampaikan langkah-langkah menuju lima besar dunia dengan membangun politik sebagai kekuatan

“Indikator menjadi negara kuat dengan menguasai teknologi, Ekonomi dan Militer,” kata Timbas Tarigan

Katanya, Kedepan ormas GARBI menjadi partai politik sehingga langkah menuju lima besar dunia dapat terlaksana untuk mewujudkan akibat kegelisahan.

Makanya–katanya–gerakan GARBI adalah gerakan pemikiran mengajak seluruh elemen, baik pemuda, politisi, untuk sama-sama mendiskusikan membangun gagasan

“Arah baru Indonesia kita perlu pencerahan perlu hal yang baru kita harus pikirkan menjadi rangsangan untuk kita berbuat,” ujarnya.

Politisi senior asal Aceh yang kini menjabat sebagai anggota DPR-RI M.Nasir Djamil menilai, untuk menjaga persaudaraan dan aqidah itu mahal dalam amanahnya.

“Umat islam itu seperti bui dan tidak memiliki kekuatan dan umat islam diberbagai negara nasibnya bagaikan anak ayam hilang induknya,” ujar M.Nasir Djamil.

Nasir Jamil menyebut, dalam pandangan politik seiring terjadi, tidak seiring dan tidak sejalan.

“Lebih baik seiring dan sejalan untuk mencari Rido Allah,” ujar Nasir Jamil

Anggota DPR RI dari Partai PKS ini juga mengigatkan bahaya setan tidak pernah tidur yang terus mengoda umat manusia untuk saling bermusuhan.

“Itulah tugas setan menciptakan permusuhan,” ujarnya.

Diskusi berakhir dengan sesi tanya jawab dipandu miderator Zulfikri.

Turut hadir Asisten I Kota Langsa Suyetno, Dosen IAIN Langsa DR.Sulaiman, Lintas Alumni IAIN Zck Langsa Munazir,SH.I, Unsur LSM Geprak Reza rizki,SH.I. |

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya