Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

15 Tahun Jalan Rusak, Edi Darmansyah: Kades Harus Berperan; Babinsa: Tiap Tahun di Musrembang Selalu Diusulkan

Jalan Rusak

Idi – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Aceh Timur dari Partai Gerindra, Edi Darmansyah menyebutkan salah satu penyebab utama rusaknya jalan Desa Alue Teh, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur adalah disebabkan oleh mobil truk pengangkut sawit perusahaan. Hal itu ia sampaikan kepada HARIANACEH.co.id pada Sabtu, 12 Januari 2019.

Menurutnya, perusahaan harus bertanggung jawab atas kondisi jalan yang rusak itu, tentu hal ini membuat roda perekonomian di kawasan itu menjadi mandek, tentu hal ini sangat menyusahkan warga. Sambungnya lagi, apalagi ketika musim hujan, tentu lumpur sudah pasti membuat jalan itu sulit diakses oleh warga setempat.

Advertisement

Advertisement

“Jalan desa Alue Teh itu rusak disebabkan oleh perusahaan–perusahaan perkebunan yang melintas yang membawa buah TBS, diantaranya adalah perusahaan sawit seperti PTP N1, PT. Mopoly Raya, PT. Parawasita, PT. Timbang Langsa dan juga pengusaha–pengusaha agen sawit lainnya,” urai Edi Darmansyah, yang juga warga desa Alue Teh.

Kemudian, Edi Darmansyah juga menegaskan, Kepala Desa harus bertanggungjawab dan memiliki peran untuk meyelesaikan persoalan terhadap pembangunan terutama kerusakan jalan desa Alue Teh yang berada di Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur itu.

“Saya pikir, Geuchik (Kepala Desa) harus berperan penuh dalam hal ini,” tegas Legislator Kabupaten Aceh Timur dari partai Garindra itu.

Ia meminta Kepala desa Alue Teh untuk melakukan pendekatan kepada perusahaan-perusahaan untuk meminta tanggung jawab perusahaan-perusahaan itu serta melakukan koordinasi dengan Bupati Aceh Timur dengan melibatkan Camat dan instansi lainnya terkait pembangunan jalan yang sudah rusak selama 15 tahun itu.

“Saya menunggu Kepala desa Alue Teh untuk membuat surat permohonan kepada semua perusahaan-perusahaan itu untuk dapat membantu memperbaiki jalan-jalan yang sudah rusak karena truk-truk mereka selalu melintasi jalan desa Alue Teh dan saya siap untuk menjembatinya dan duduk dengan pihak perusahaan,” dukung Edi kepada Kepala Desa Alue Teh.

Edi juga akan siap memfasilitasi proses mediasi antara Kepala Desa, Camat dan perusahaan-perusahaan perkebunan khususnya dalam mempertemukan berbagai pihak dalam menyelesaikan keluhan rusaknya jalan desa Alue teh.

Menurutnya, bila hal mediasi itu nanti sudah dilakukan kemudian tidak ditemukan titik temu dalam mengatasi problem rusaknya jalan desa oleh pihak perusahaan-perusahaan itu, maka Edi akan menyurati Bupati Aceh Timur.

“Saya akan surati Bupati Aceh Timur, saya meminta teman-teman media untuk terus memonitor serta memantau problem ini,” tegas Edi Darmansyah serius.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya