Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Aktivis Lingkungan Serahkan Petisi Dukungan Publik Eksekusi PT Kalista Alam

MEULABOH – Koalisi Masyarakat Sipil gabungan aktivis peduli lingkungan, mendatangi Pengadilan Negeri Meulaboh, rabu (16/12/19). Kedatangan aktivis lingkungan tersebut untuk menyerahkan dua ratus ribu lebih dukungan publik meminta agar PN setempat segera melakukan eksekusi putusan Mahkamah Agung terhadap PT Kallista Alam.

Koalisi masyarakat sipil terdiri dari Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HakA), Rumoh Transparansi, FORA, Change.org Indonesia, GeRAM dan P2LH mendesak penegak hukum segera lakukan eksekusi perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut, karena terbukti melakukan pembakaran lahan rawa gambut di tripa Nagan Raya.

Advertisement

Advertisement

Dalam orasinya, Fahmi Muhammad menyampaikan penyerahan petisi di maksud untuk meminta Pengadilan segera melakukan eksekusi putusan Mahkamah Agung RI, sebagaimana disebutkan. PT Kalista Alam wajib membayar denda senilai Rp366 Miliar untuk memulihkan lahan yang terbakar.

“Sebelumnya PT Kalista Alam diputuskan bersalah karena terbukti membakar 1.000 haktar lahan gambut di Tripa Nagan Raya,” jelas Fahmi.

Sementara itu Ketua Yayasan HakA Farwizi, menyebutkan bahwa penyerahan petisi ini merupakan desakan keapada PN Meulaboh untuk segera melakukan eksekusi putusan perkara nomor 12/PDT.G/2012/PN MBO, serta mendesak MA membatalkan putusan PN Meulaboh, Nomor 16/Pdt.G/2017/PN.Mbo, sekaligus memerintahkan PN Meulaboh untuk melakukan eksekusi terhadap PT Kalista Alam.[]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya