Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Pemkab Gayo Lues Himbau Warganya Tidak Beri Data “Kemiskinan” Palsu

Belangkejeren – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menghimbau kepada masayarakatnya agar tidak membuat data palsu soal kemiskinan. Apabila diketahui data miskin tidak sesuai, maka pemkab akan mengambil sikap menutup administrasi pengurusan surat tanah dan administrasi “kekayaan” lainnya.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Gayo Lues Said Sani pada Musyawarah Kecamatan Tentang Program Verifikasi dan Validasi Basis Data Terpadu (Verival-BDT) Kabupatrn Gayo Lues 2019 di Kantor Camat Dabon Gelang, Desa Badak, Gayo Lues, Selasa 15 Januari 2019.

Advertisement

Advertisement

“Jangan memberi data palsu soal kemiskinan,” kata Wabup Said Sani.

Fasilitator Pemkap Galus Prof. Abubakar Karim pada musyawarah itu mengatakan, untuk kabupetan Gayo Lues sudah ditetapkan disebut keluarga miskin dalah mereka yang beroenghasilan dibawah Rp.380 ribu perbulan

“Bila pendapatan sudah mencapai Rp380 ribu, maka keluarga itu dicabut dari daftar kemiskinan dan mereka nanti akan dibantu dalam bentuk modal usaha atau kegiatan lainnya,” kata Prof. Abubakar Karim.

Abubakar Karim juga meminta pada tahun 2019 Gayo Lues menjadi dearah yang terendah tingkat kemiskinan, apalagi saat ini pemerintah sedang mempersiapkan pelaksanaan lahan untuk tanaman sere dan Kopi.

“Untuk kopi tahun 2019 sudah dipersiapkan lahan 500 hektar yang targetnya 2022 mencapai 5000 hektar,” demikian Prof. Abubakar Karim.

Musyawarah tersebut selain seluruh camat dan kepala dusun dan Wakil Bupati Said Sani, turut hadir Anggota DPR-RI komisi H. Irmawan. | JI

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya