Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Dampak Kesehatan Mental di Balik Tantangan 10 Tahun

Tantangan 10 tahun bisa memicu risiko Fear of Missing Out (FOMO).

HARIANACEH.co.id, JAKARTA — Manusia saat ini pada dasarnya hidup dan ada di media sosial. Berarti kita dibombardir dengan banyak tantangan, meme, dan tren yang seakan wajib diketahui, bahkan diikuti.

Advertisement

Advertisement

Tantangan terbaru di 2019 yang baru saja viral adalah #10yearchallenge atau tantangan 10 tahun. Banyak dari warganet mengikuti tantangan itu dengan memasang foto dulu dan disandingkan dengan foto sekarang.

Hal yang harus diperhatikan dengan tantangan ini bukan hanya sekadar untuk bersenang-senang saja. Ada masalah yang bisa muncul karena mengikuti tantangan tersebut, karena bisa berpotensi berbahaya.

Menurut laporan Times of India, tantangan 10 tahun memiliki risiko bisa menjatuhkan kesehatan mental. Mengapa?

Hal ini bisa memicu risiko Fear of Missing Out atau dikenal dengan FOMO. Tekanan ini bisa sangat buruk, terutama bagi orang-orang muda yang melihat media sosial sebagai sumber validasi.

Di samping itu, dengan merilis foto dulu dan sekarang akan membuat perbandingan yang besar setelah 10 tahun berlalu. Tentu saja manusia akan semakin bertambah umur dan tua. Hal ini dapat mempromosikan perilaku intimidasi dan mencela diri sendiri.

Tapi, memang perlu diakui banyak selebritas dari Bollywood dan Hollywood mencoba tantangan ini. Seseorang bisa mengagumi seberapa jauh mereka telah berubah. Namun, jangan bandingkan diri sendiri dengan mereka, yang justru malah membuat suasana hari menjadi tidak bahagia.

Daripada membandingkan diri secara fisik dengan 10 tahun lalu, sebaiknya cobalah reungkan kebaikan yang telah kita buat. Bagaimana diri sendiri telah menginspirasi orang melakukan perubahan dan tidak melihatnya dari kasat mata saja.

Sumber: Republika

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya