Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Penumpang Kapal Kayu Karam di Kuala Baru Selamat Dievakuasi

Breaking News

Singkil – Kapal boat kayu yang membawa 11 orang penumpang ketika hendak berangkat dari Singkil menuju pulau Banyak, karam di hantam ombak di Muara Kuala Baru, Aceh Singkil, namun tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Rombongan MPTT asal Abdya dan Aceh Selatan penumpang kapal yang karam di Kuala Baru berhasil terselamatkan di Pendopo Camat Kuala Baru Senin(21/1).foto/HAI/Khairuman.

Camat Kuala Baru Syam’un, Senin(21/1) dihubungi wartawan melalui telepon selular di Singkil mengatakan , 11 orang penumpang kapal dan sejumlah Anak Buah Kapal( ABK), selamat dari amukan badai dan gelombang ombak yang telah membuat karam kapal yang mereka tumpangi siang tadi.

Advertisement

Advertisement

“11 orang penumpang asal Blang pidie, Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan sudah berada di pendopo Camat Kuala Baru, mereka sudah kita fasilitasi, tidak ada mengalami luka yang signifikan, Alhamdulillah semua selamat, termasuk seorang Bayi usia 1,4 bulan dari salah seorang penumpang sehat walafiat,”ujarnya.

Sam’un mengatakan, kronologis karamnya Kapal, dari pelabuhan laut Aceh Singkil, hendak menghadiri acara Maulid yang diselenggarakan Majlis Pengkajian Tauhid Tasawuf(MPTT) di salah satu Pesantren(Dayah) di pulau Banyak, namun ketika berada di pertengahan laut, Kapten membalikkan arah Kapal untuk kembali pulang, karena cuaca badai tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.

Sehingga, lanjut Sam’un, ketika kapal melintasi Muara Kuala Baru, radius puluhan meter dari daratan, ditengah badai berkecamuk, gelombang ombak menghantam lambung kapal tersebut, sehingga ABK dan penumpang dari Kabupaten tetangga menyelamatkan diri masing-masing.

Teungku Permadi penumpang asal Blang pidie, kepada wartawan menuturkan, musibah karamnya kapal yang melanda mereka kira – kira satu jam setelah kapal diperjalanan, karena cuaca tidak memungkinkan. “Nakhoda kapal memutar haluan lagi ke perairan Singkil, dan ketika melintasi Muara di Kuala Baru, boat kami dihantam gelombang ombak,”katanya.

“Hantaman mengejutkan, sehingga masing –masing kami menyelamatkan diri, istri termasuk anak saya yang masih bayi usia 1,4 bulan terselamatkan oleh ABK, sementara barang –barang yang kami bawa tenggelam dan hanyut semua,”ujarnya.

Sebelum dapat bantuan, kata Pimpinan Dayah Manyang, Lembah Sabil, Blang Pidie itu sempat berjibaku menyelamatkan diri masing – masing dan bayi saya salah seorang ABK Alhamdulillah, membantu menyelamatkan bayi saya.

Dikatakan, tujuan ke Pulau Banyak hendak menghadiri acara Maulid sekaligus acara MPTT yang dipimpin oleh Syekh Amran Wali, namun kalau sudah begini, tidak mungkin dilanjutkan, karena istri saya sudah trauma. “Untuk sementara kami menginap barang satu malam di Pendopo Camat Kuala Baru, besok pulang ke Blang Pidie,”tuturnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya