Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Dinas ESDM Aceh Lakukan Inspeksi ke PT. Mifa Bersaudara, Ini Hasilnya

Meulaboh – Tim Dinas Energi Sumber Daya Mineral Aceh telah melakukan inspeksi ke lokasi IUP Operasi Produksi perusahaan pertambangan PT. Mifa Bersaudara di Aceh Barat.

Hal itu disampaikan Jurubicara Pemerintah Aceh, Wiratmadinata, S.H., MH., di Banda Aceh, kepada wartawan di Banda Aceh, Rabu 23 Januari 2019.

Advertisement

Advertisement

Kata Wiratmadinata, Pemerintah Aceh melalui Dinas ESDM Aceh telah menurunkan tim pembinaan dan pengawasan terhadap IUP Operasi Produksi Komoditas Batubara PT. Mifa Bersaudara di Kabupaten Aceh Barat pada tanggal 16 Januari 2019 berdasarkan Surat Perintah Tugas Kadis ESDM Aceh Nomor: 094/012/ST/2019, yang dilaksanakan oleh Inspektur Tambang atas nama: Sdr. MuhammadHardi, ST, MT;Sdr. Muhayyat Syah, ST; Sdri. Yulianis, ST;danSdr.Januar, ST.

Terkait pengelolaan lubang bukaan tambang/void, hasil inspeksi TIM ESDM Aceh mencatat, terdapat 5 Ha void di lokasi Pit A dengan kedalaman sekitar 20 meter. Pit A ini belum dinyatakan ditutup (mineout) sebagaimana diamanahkan pada pasal 3 ayat (2) huruf (c) PP 78 Tahun 2010 Tentang Reklamasi dan Pascatambang, bahwa pelaksanaan reklamasi dan pascatambang oleh pemegang IUP Operasi Produksi wajib memenuhi prinsip konservasi batubara, dimana Pit A yang masih terdapat lapisan/seam batubara dan belum dinyatakan mine-out maka belum dapat dilakukan reklamasi.

“Void ini belum ada tanda pengaman dan larangan untuk beraktivitas di sekitar void. Di sekitar void terdapat settling pond WMP 07 ditumbuhi semak-semak,” ujar Ketua Tim ESDM Aceh.

Mengenai kondisi ini pihaknya merekomendasikan agar segera dipasang pagar pengaman di kolam bekas tambang pada void yang ditinggalkan. Pihak perusahaan juga diminta untuk melakukan perawatan rutin terhadap Settling Pond WMP 07.

Sementara Pihak perusahaan mengaku telah melakukan pengolahan debu batu bara dengan menanam dan memelihara vegetasi di kawasan stockpile, menyiram secara rutin, memasang dust net dan batako net, serta memasang penyemprot air di beberapa lokasi seperti di lokasi turning dan conveyer.

Terkait dengan ketenagakerjaan PT. Mifa Bersaudara yang telah dilaporkan kepada Dinas ESDM Aceh, diketahui bahwa data ketenagakerjaan perusahaan kondisi terakhir per 31 Desember 2018,Tenaga kerja PT. Mifa Bersaudara berjumlah 228 tenaga kerja, dengan persentase 65% tenaga kerjalokal/Meulaboh (148 orang); 16% tenaga kerja lokal/Aceh (37 orang); 19% tenaga kerja non lokal (43 orang). Untuk tenaga kerja keseluruhan yang merupakan gabungan PT. Mifa Bersaudara dan mitra kerja sebanyak 34 perusahaan, sampai dengan periode 31 Desember 2018 adalah berjumlah 1.478 tenaga kerja, dengan persentase 76 % tenaga kerja lokal (Aceh) dan 24% tenaga kerja non lokal.

Tim ESDM Aceh juga merilis hasil inspeksi lainnya, meliputi inspeksi administrasi, K3 dan keselamatan operasi pertambangan, pengelolaan reklamasi dan lingkungan, konservasi dan aspek teknis lainnya.
Hasil inspeksi ini akan dilaporkan secara berkala kepada Kepala Inspektur Tambang/Direktur Teknik Lingkungan dan Kepala Dinas ESDM Aceh.[]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya