Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Panwaslih Aceh Putuskan Seorang Caleg DPRA Asal Aceh Barat Tak Lagi Masuk DCT

BANDA ACEH – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh, melalui sidang pleno kemarin telah memutuskan bahwa salah seorang Caleg asal Aceh Barat, HN dinyatakan bersalah secara administrasi berdasarkan UU Pemilu nomor 7 tahun 2017 pasal 240 ayat 1 tentang pengunduran diri dari jabatan sebagai pegawai pemerintahan.

Sidang pleno di pimpin langsung Ketua Panwaslih Aceh Faizah, bersama 5 anggotanya, yakni. Fahrul Riza Yusuf, Nyak Arif Fadhilah Syah, Marini dan Zuraida Alwi, dalam putusanya, Panwasli menyatakan terlapor terbuti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran administrasi Pemilu, dan dinyatakan terlapor tidak lagi memenuhi syarat sebagai calon dalam daftar tetap (DCT) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada pemilu 2019 mendatang.

Advertisement

Advertisement

Dengan demikian Panwaslih Aceh memerintahkan KIP Aceh untuk membatalkan terlapor sebagai calon DPRA yang tertuang dalam DCT pemilu tahun 2019, KIP Aceh juga diminta melaksanakan putusan ini paling lama tiga hari kerja. sejak putusan itu dibacakan.

Demikian bunyi putusan pada rapat pleno Panwaslih Aceh senin (28/01/19) yang didapatkan HARIANACEH.co.id  melalui Ketua Panwaslih Aceh Barat, Romy Juliansyah.

Seperti diketahui, HN adalah caleg DPRA dapil 10 nomor urut 01 dari salah satu Partai Politik Lokal Aceh, sebelumnya yang bersangkutan diduga melangar UU Pemilu karena masih rangkap jabatan sebagai pegawai pemerintah Aceh Barat, namun saat mendaftarkan diri sebagai Caleg DPRA, ia tidak mundur sebagaimana yang diatur dalam undang-undang.

Namun HN masih punya kesempatan mengajukan koreksi atas putusan Panwaslih Aceh ke Bawaslu RI.[]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya