Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Walikota Langsa Resmikan Gedung Rawat Inap Paru dan Bedah

Langsa – Walikota Langsa Usman Abdullah, SE meresmikan gedung rawat inap yang terdiri gedung rawat inap paru, gedung rawat inap bedah dan gedung rawat inap kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Langsa Kamis, 31 Januari 2019.

Walikota Langsa Usman Abdullah, SE pada sambutannya mengatakan, rumah sakit merupakan cerminan pemerintah Kota Langsa, karena pelayanan dari rumah sakit dirasakan langsung oleh masyarakat.

Advertisement

Advertisement

“Wajah Kota Langsa sangat tergantung oleh semua pegawainya yang ada di badan publik,”sebutnya.

Usman menjelaskan juga, saat ini masyarakat yang memiliki banyak uang lebih memilih berobat ke Medan bahkan keluar negeri, kondisi ini terjadi karena tingkat kepercayaan sebagian masyarakat kepada RSUD Langsa masih kurang.

“Setiap orang sakit yang punya duit tidak mau berobat di rumah sakit kita, berarti mereka tidak percaya dengan kemampuan pelayanan rumah sakit, sehingga harus ditingkatkan kinerja dan pelayanan, agar rumah sakit kita sejajar dengan rumah sakit yang lain,” Jelas Usman.

Sementara Direktur RSUD Langsa dr Fardhiyani menyebutkan, rehabilitasi ketiga gedung ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus tahun 2018. Dan gedung rawat inap kelas III sudah layak direhabilitasi  mengingat bila musim hujan air mengenangi beberapa ruangan.

“Gedung rawat inap kelas III gedungnya terlalu rendah, jika hujan airnya membanjiri ruangan, makanya perlu untuk direhab,” kata dr Fardhiyani.

Untuk itu Fardhiyani berharap gedung rawat inap dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Peresmian turut dihadiri perwalikan Kajari  Kota Langsa, perwakilan Pengadilan Negeri Kota Langsa, Kadis Kesehatan Kota Langsa, Direktur Rumah Sakit Umun Daerah Kota Langsa dan tamu undangan lainnya. | Herman

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya