Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Ratusan penerjun hibur pelajar Aceh di bandara SIM

Banda Aceh () – Sebanyak 105 prajurit Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara melakukan terjun payung statik dan jatuh bebas atau free fall dari ketinggian 2.000 kaki di Pangkalan Bandar Udara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang Aceh Besar dalam rangka meningkatkan kemampuan pasukan tersebut.

“Terjun payung statik dan freefaal ini untuk meningkatkan serta melatih kemampuan Kopaskhas,” kata Letnan Kolonel Pasukan, Jumongga Sitinjak di Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat.

Advertisement

Advertisement

Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara C130 katanya, mengangkut 105 Kopaskhas masing-masing, penerjun payung statik pada ketinggian 1.200 kaki dan penerjung payung freefall 2.000 kaki.

“Penerjung payung statik 80 personil dan penerjun freefaal 25 personil. Personil ini sudah dilatih sejak tiga bulan terakhir,” ujar  Jumongga Sitinjak.

Prajurit TNI AU memberikan kesempatan kepada pelajar menyaksikan pesawat Herculues A-1318 seusai menggelar latihan terjun penyegaran (Junggar) dan free fall di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda , Aceh Besar, Aceh, Jumat (8/2/2019). Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan kepada pelajar alutsista TNI AU dan dunia kedirgantaraan. (Antara Aceh/Ampelsa)



Wanita Angkatan Udara (WARA) dari Kesatuan Paskhas TNI AU juga terlihat menunjukkan kebolehannya dan terjun payung freefaal pada ketinggian 2.000 kaki.

“WARA dari Paskhas TNI AU terus kita latih dan nantinya bisa tampil di perlombaan nasional maupun internasional,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Letnan Kolonel Pasukan, Jumongga Sitinjak juga menyampaikan, pertunjukan ini terbuka untuk umum demi terciptanya hubungan yang baik dengan masyarakat setempat dan sekitarnya.

Ratusan warga setempat pun terlihat antusias menyaksikan pertunjukan terjun payung Paskhas TNI AU dan saat mendarat mereka diajak bersuwafoto.

“Kita juga memperkenalkan kepada masyarakat alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU dan mengjak generasi bangsa untuk bergabung bersama TNI AU demi mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” imbuh Perwira Tinggi TNI AU.

 
 

Sumber: Antara

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya