Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Benarkah Sayuran Beku Berkurang Nutrisinya?

Beberapa sayuran beku justru lebih sehat dibanding yang sehat.

HARIANACEH.co.id, JAKARTA — Ketika memutuskan memilih antara sayuran segar dan beku, banyak orang memilih yang segar. Mereka berpikir yang segar lebih sehat dan memiliki berbagai nutrisi.

Advertisement

Advertisement

Bahkan saat berbelanja untuk bahan makanan, kita jarang mampir ke bagian sayuran beku jika yang segar tersedia. Diasumsikan ketika sayuran dan buah-buahan dibekukan mereka akan kehilangan gizi dan tidak sehat.

Namun, ternyata anggapan tersebut tidak 100 persen benar. Anda akan terkejut mengetahui beberapa sayuran beku lebih sehat daripada yang segar.

Hanya karena sayuran beku lebih murah dan tersedia sepanjang tahun, tidak berarti sayuran tersebut tidak baik untuk kesehatan. Ketika Clarence Birdseye menemukan makanan beku pada 1923, ia mencoba banyak hal memastikan bahwa konsumen tidak harus berkompromi dalam hal nutrisi.

Seperti yang dilansir dari Times of India, Kamis (14/2), jika Anda khawatir sayuran beku kehilangan nutrisi, maka ingatlah sayuran segar juga bisa kehilangan nutrisi. Faktanya, sayuran seperti kacang polong, jagung beku, dan blueberry mengandung lebih banyak vitamin C ketika dibekukan.

Penelitian tersebut dilakukan oleh University of Georgia. Kacang polong kehilangan setengah dari kandungan vitamin dalam 24 jam pertama setelah dipanen.

Sementara sayuran umumnya dibekukan pada puncak kesegaran. Sebagai hasilnya, kandungan gizi tetap utuh.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California, para peneliti membandingkan nutrisi dalam delapan buah dan sayuran segar dan beku yang berbeda, di antaranya, jagung, brokoli, bayam, kacang polong, kacang hijau, stroberi, dan blueberry. Mereka tidak menemukan perbedaan yang konsisten antara dua tipe sayuran tersebut.

Sayuran akan mempertahankan nutrisinya jika tidak matang. Bagi Anda yang memilih sayuran segar atau beku, keduanya memiliki dampak positif bagi tubuh.

Jadi lain kali ketika pergi berbelanja sayuran, cobalah masukkan sayuran segat dan beku dalam makanan Anda. Jika Anda membuat salad, pilihlah sayuran segar. Ketika akan membuat sup atau kari, gunakan sayuran beku.

Sumber: Republika

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya