Rabu, 19 Februari 2020
Rabu, 19 Februari 2020

Ma’ruf Amin Ajak Ormas Islam Ikut Tangani Radikalisme

JAKARTA – Wakil Presiden terpilih Ma’ruf Amin mengatakan, penanganan soal radikalisme di masyarakat harus dilakukan secara intensif. Penanganan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemerintah, melainkan juga oleh ormas Islam.

“Kita menangani supaya lebih instensif masalah radikalisme, intoleran ditangani baik struktural mapun kultural, oleh karena itu penanganan harus lebih intensif,” kata Ma’ruf usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto di RSPAD, Jakarta Pusat, Minggu (13/10/2019). Wiranto jadi korban penusukan oleh teroris saat kunjungan kerja di Pandeglang, Banten.

“Dan mengikut sertakan ormas islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah,” ujarnya.

Selain itu, Ma’ruf juga meminta agar juga memperhatikan sisi kutlural. Pasalnya, penanganan tidak hanya bisa dilakukan dari hilir, melainkan juga dari hulu atau pencegahan.

BACAAN LAINNYA

“Jadi lebih intensif ke depannnya, tapi dengan cara yang soft, artinya tidak represif untuk menangkal maupun mengembalikan mereka yang terpapar,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ma’ruf menyebut penusukan terhadap Wiranto sebagai tindakan radikal yang dapat mengganggu stabilitas keamanan Negar. Paham radikal berkembang di tengah masyarakat karena ada pemahaman agama yang keliru dan menyimpang.

Dia mengajak seluruh elemen bangsa untuk ikut terlibat dalam mencegah berkembangnya paham radikal di Indonesia.

“Perlu ada upaya melakukan kontra radikalisme maupun deradikalisasi supaya bangsa ini tetap hidup dalam keadaan yang rukun, damai, dan kemudian juga penuh dengan saling pengertian, tidak diwarnai dengan salah pengertian yang bisa menimbulkan ketegangan-ketegangan,” ucapnya.

(qlh)

Sumber: Okezone

Loading...

BERITA LAINNYA

Selanjutnya

KOMENTAR

jasa seo terbaikcheap smm panelTraffic Bot