Senin, 17 Februari 2020
Senin, 17 Februari 2020

Soal Wacana Penambahan Jabatan Presiden, PPP: Masih Wacana

JAKARTA – Wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode dalam amandemen terbatas UUD 1945 tiba-tiba secara mengejutkan muncul ke publik. Sampai saat ini, masih simpang siur siapa yang menggembor-gemborkan isu tersebut.

Menanggapi hal itu, Wasekjen DPP PPP Achmad Baidowi menekankan, wacana penambahan masa jabatan presiden jadi tiga periode itu hanyalah masih sebatas wacana semata.

“Itu masih wacana yang disampaikan masyarakat yang perlu dikaji secara mendalam,” kata Awiek sapaannya kepada Okezone, Jakarta, Minggu (24/11/2019).

BACAAN LAINNYA

Awiek menjelaskan, PPP sendiri melihat isu itu hanyalah sebuah wacana yang biasa saja. Mengingat, sampai saat ini, MPR belum serius membahas hal itu.

Baca Juga: PDIP Bantah Wacanakan Masa Jabatan Presiden 3 Periode

“Namun hingga sekarang belum ada pembahasan di MPR khususnya terkait amandemen,” ucap Awiek.

Disisi lain, Awiek menyatakan bahwa jika dilihat dari semangat reformasi, wacana tersebut justru sangat melenceng dari agenda nasional kala itu.

“Penambahan periodesasi jabatan presiden tentu saja tidak sejalan dengan semangat reformasi yang salah satunya adanya pembatasan kekuasaan agar tidak tumbuh subur KKN,” tutup Awiek.

(kha)

Sumber: Okezone

Loading...

BERITA LAINNYA

Selanjutnya

KOMENTAR

jasa seo terbaikcheap smm panelTraffic Bot